Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Jadwal Operasi TMC 2026 Jakarta: Masa Berlaku & Dampak Ekonomi

Media Indonesia
28/1/2026 11:28
Jadwal Operasi TMC 2026 Jakarta: Masa Berlaku & Dampak Ekonomi
Ilustrasi(ANTARA)
OPERASI Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang digawangi oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama BNPB dan TNI AU saat ini tengah diintensifkan untuk meredistribusi curah hujan ekstrem di kawasan Jabodetabek. Langkah ini diambil merespons puncak musim hujan yang diprediksi berlangsung hingga pertengahan Februari 2026.

Berdasarkan data posko siaga darurat, operasi penyemaian garam (NaCI) di langit Jawa Barat dan Banten ini tidak dilakukan sepanjang tahun, melainkan berbasis event dan kondisi meteorologis kritis.

Tabel Jadwal & Estimasi Durasi TMC 2026

Berikut adalah data teknis durasi pelaksanaan operasi TMC berdasarkan Dokumen Rencana Operasi (Renops) Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi 2026:

Fase Operasi Estimasi Tanggal Target Area (Penyemaian) Status
Tahap 1 (Siaga Awal) 3 - 15 Januari 2026 Selat Sunda & Laut Jawa Selesai
Tahap 2 (Puncak Musim) 16 Januari - 5 Februari 2026 Hulu DAS Ciliwung & Cisadane SEDANG BERLANGSUNG
Tahap 3 (Kondisional) 6 - 20 Februari 2026 Wilayah Penyangga Bodetabek Menunggu Evaluasi BMKG

Jawaban Singkat: Operasi TMC Tahap 2 yang sedang berjalan diproyeksikan berakhir pada 5 Februari 2026. Namun, jika intensitas Monsun Asia tetap tinggi, operasi sangat mungkin diperpanjang (Tahap 3) hingga akhir Februari.

Analisis Biaya vs Dampak Ekonomi (Cost-Benefit Analysis)

Penerapan TMC bukan tanpa biaya. Namun, jika dibandingkan dengan potensi kerugian ekonomi akibat banjir Jakarta (Economic Loss), intervensi ini dinilai sangat efisien. Berikut perbandingan datanya:

Indikator Estimasi Nilai (Rupiah) Keterangan
Biaya Operasional TMC (Per Hari) ± Rp 250 - 300 Juta Bahan semai (NaCl/CaO) & Sortie Pesawat
Potensi Kerugian Banjir (Per Hari) > Rp 1,5 Triliun Lumpuhnya bisnis, logistik, & kerusakan aset
Rasio Penghematan 1 : 5.000 Setiap Rp 1 untuk TMC menyelamatkan aset ribuan kali lipat

Korelasi Terhadap Mata Uang Rupiah & Pasar Modal

Keberhasilan TMC dalam mencegah banjir besar di Jakarta memiliki korelasi positif terhadap stabilitas pasar keuangan domestik:

  • Stabilitas Rantai Pasok: Banjir yang terkendali memastikan jalur distribusi dari kawasan industri (Cikarang/Karawang) ke Pelabuhan Tanjung Priok tetap lancar. Gangguan logistik seringkali menjadi sentimen negatif bagi investor asing.
  • Sentimen IHSG: Sektor perbankan dan properti di IHSG cenderung terkoreksi merah jika banjir besar melanda Jakarta. Pencegahan banjir menjaga sentimen pasar tetap netral hingga positif.
  • Posisi Rupiah: Hingga pagi ini, Mata Uang Rupiah terpantau stabil di kisaran Rp15.400 - Rp15.450 per USD. Ketahanan infrastruktur Ibu Kota dari bencana menjadi salah satu faktor fundamental yang menjaga kepercayaan pasar (market confidence).

Sumber Data: Analisis Redaksi Ekonomi Media Indonesia, Data Renops BNPB 2026, dan Kajian Ekonomi Bappenas.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya