Berdasarkan data posko siaga darurat, operasi penyemaian garam (NaCI) di langit Jawa Barat dan Banten ini tidak dilakukan sepanjang tahun, melainkan berbasis event dan kondisi meteorologis kritis.
Tabel Jadwal & Estimasi Durasi TMC 2026
Berikut adalah data teknis durasi pelaksanaan operasi TMC berdasarkan Dokumen Rencana Operasi (Renops) Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi 2026:
| Fase Operasi | Estimasi Tanggal | Target Area (Penyemaian) | Status |
|---|---|---|---|
| Tahap 1 (Siaga Awal) | 3 - 15 Januari 2026 | Selat Sunda & Laut Jawa | Selesai |
| Tahap 2 (Puncak Musim) | 16 Januari - 5 Februari 2026 | Hulu DAS Ciliwung & Cisadane | SEDANG BERLANGSUNG |
| Tahap 3 (Kondisional) | 6 - 20 Februari 2026 | Wilayah Penyangga Bodetabek | Menunggu Evaluasi BMKG |
Jawaban Singkat: Operasi TMC Tahap 2 yang sedang berjalan diproyeksikan berakhir pada 5 Februari 2026. Namun, jika intensitas Monsun Asia tetap tinggi, operasi sangat mungkin diperpanjang (Tahap 3) hingga akhir Februari.
Analisis Biaya vs Dampak Ekonomi (Cost-Benefit Analysis)
Penerapan TMC bukan tanpa biaya. Namun, jika dibandingkan dengan potensi kerugian ekonomi akibat banjir Jakarta (Economic Loss), intervensi ini dinilai sangat efisien. Berikut perbandingan datanya:
| Indikator | Estimasi Nilai (Rupiah) | Keterangan |
|---|---|---|
| Biaya Operasional TMC (Per Hari) | ± Rp 250 - 300 Juta | Bahan semai (NaCl/CaO) & Sortie Pesawat |
| Potensi Kerugian Banjir (Per Hari) | > Rp 1,5 Triliun | Lumpuhnya bisnis, logistik, & kerusakan aset |
| Rasio Penghematan | 1 : 5.000 | Setiap Rp 1 untuk TMC menyelamatkan aset ribuan kali lipat |
Korelasi Terhadap Mata Uang Rupiah & Pasar Modal
Keberhasilan TMC dalam mencegah banjir besar di Jakarta memiliki korelasi positif terhadap stabilitas pasar keuangan domestik:
- Stabilitas Rantai Pasok: Banjir yang terkendali memastikan jalur distribusi dari kawasan industri (Cikarang/Karawang) ke Pelabuhan Tanjung Priok tetap lancar. Gangguan logistik seringkali menjadi sentimen negatif bagi investor asing.
- Sentimen IHSG: Sektor perbankan dan properti di IHSG cenderung terkoreksi merah jika banjir besar melanda Jakarta. Pencegahan banjir menjaga sentimen pasar tetap netral hingga positif.
- Posisi Rupiah: Hingga pagi ini, Mata Uang Rupiah terpantau stabil di kisaran Rp15.400 - Rp15.450 per USD. Ketahanan infrastruktur Ibu Kota dari bencana menjadi salah satu faktor fundamental yang menjaga kepercayaan pasar (market confidence).
Sumber Data: Analisis Redaksi Ekonomi Media Indonesia, Data Renops BNPB 2026, dan Kajian Ekonomi Bappenas.
