Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Selasa, 10 Maret 2026. Berdasarkan laporan terbaru, sebagian besar wilayah Jakarta akan mengawali hari dengan kondisi berawan tebal, namun potensi hujan sedang hingga lebat mengintai pada siang dan sore hari.
BMKG menetapkan status WASPADA untuk wilayah DKI Jakarta menyusul adanya potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat dan risiko bencana hidrometeorologi ringan seperti genangan air.
Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur antara siang hingga menjelang malam hari.
| Wilayah | Pagi | Siang/Sore | Malam | Suhu (°C) |
|---|---|---|---|---|
| Jakarta Pusat | Berawan Tebal | Hujan Ringan | Berawan | 24 - 29 |
| Jakarta Utara | Berawan | Hujan Ringan | Berawan | 25 - 29 |
| Jakarta Barat | Berawan Tebal | Hujan Sedang | Berawan | 24 - 30 |
| Jakarta Selatan | Berawan | Hujan Petir | Hujan Ringan | 23 - 31 |
| Jakarta Timur | Berawan | Hujan Petir | Hujan Ringan | 23 - 31 |
Analis cuaca mencatat bahwa kelembapan udara di Jakarta besok akan berkisar antara 70% hingga 95%. Angka yang tinggi ini mengindikasikan kandungan uap air yang jenuh di atmosfer, yang sering kali memicu hujan mendadak dengan intensitas tinggi (hujan konvektif) meskipun matahari sempat muncul di pagi hari.
Selain curah hujan, warga di wilayah pesisir Jakarta Utara juga diminta mewaspadai potensi angin kencang yang bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan hingga 25 km/jam. Kondisi ini dapat mempengaruhi tinggi gelombang di perairan Teluk Jakarta.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi dan menyiapkan perlengkapan berkendara yang aman. Pastikan saluran air di lingkungan sekitar tidak tersumbat untuk mengantisipasi luapan air akibat hujan intensitas sedang hingga lebat.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa titik di Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menginformasikan prakiraan cuaca pada 20 dan 21 Maret 2026.
Jakarta ditetapkan masuk dalam kategori Siaga akibat potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu gangguan aktivitas masyarakat serta risiko bencana hidrometeorologi.
PRAKIRAAN cuaca Batam hari ini 25 Maret 2026 didominasi oleh cuaca berawan hingga cerah berawan sepanjang hari.
BMKG menyebut cuaca hari ini, Rabu, 25 Maret 2026 dan beberapa hari ke depan di sejumlah wilayah Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca selama periode arus balik Lebaran 2026 yang berlangsung pada 24 hingga 30 Maret 2026.
KUNJUNGAN wisatawan ke kawasan pesisir pantai Palabuhanratu dan sekitarnya di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meningkat cukup drastis selama libur Lebaran 2026/ Idulfitri 1447 Hijriah.
PRAKIRAAN cuaca Batam hari ini 24 Maret 2026, didominasi cuaca lembap dan berawan. Kondisi itu berdampak pada menurunnya aktivitas masyarakat di luar ruangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved