Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 2.000 jiwa lebih dari ratusan Kartu Keluarga (KK) mengungsi ke tempat lebih aman di Jakarta setelah rumah yang ditempatinya terendam banjir.
"Lokasi pengungsi warga Kelurahan Kamal, Jakarta Barat, ada di Masjid Al Falah dengan jumlah jiwa 700 dari 500 KK," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan di Jakarta, Senin (12/1).
Yohan mengatakan, untuk warga Kelurahan Tegal Alur mengungsi di rumah susun (rusun) dengan jumlah sebanyak 130 jiwa dari 30 KK.
Selain warga Jakarta Barat, terdapat delapan KK warga Kelurahan Cipete Utara yang terpaksa mengungsi di Mushalla Nurul Iman.
Sedangkan lokasi pengungsian bagi warga Jakarta Utara berada di Masjid Jamii Ar Ridho, Mushola Jamiyatul, Mushalla Al Ikhlas, Kantor RW dan SDN 05 Kebon Bawang bagi 256 jiwa yang berasal dari Kelurahan Kebon Bawang.
Sementara untuk 25 warga Kelurahan Lagoa mengungsi di Masjid Al Barokah, Sekretariat RW.05. Kemudian 157 jiwa warga Kelurahan Warakas juga mengungsi di Mushola Baiturahim, Masjid Miftahulsalam dan Mushalla Al Wasilatul Iman.
Kemudian 625 jiwa warga Kelurahan. Semper Barat juga mengungsi di Rusun Embrio dan 81 jiwa lainnya di Bengkel Mobil Gading Griya Lestari.
Banjir di Jakarta terus meluas dan hingga Senin malam pukul 21.00 WIB sebanyak 63 Rukun Tetangga (RT) dan 23 ruas jalan masih terendam.
Banjir di Jakarta semakin meluas dengan ketinggian air berkisar 20 sentimeter (cm) hingga 1 meter. Genangan air tertinggi berada di Pejaten Timur di Jakarta Selatan serta Kampung Melayu di Jakarta Timur.
Penyebab banjir dikarenakan hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya serta meluapnya sejumlah sungai. (Ant/P-3)
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BMKG merilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 7 Februari 2026. Waspada potensi hujan lebat dan petir di Jakarta Selatan serta Jakarta Timur.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi gempa bumi bermagnitudo 5,9 yang terjadi di wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Sabtu (7/2) pagi waktu setempat.
BMKG mencatat adanya pengaruh siklon tropis, bibit siklon tropis, serta sirkulasi siklonik yang memengaruhi dinamika atmosfer di kawasan Indonesia dan sekitarnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada. Pastikan untuk memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.
Secara geografis wilayah Pacitan berhadapan langsung dengan megathrust Jawa. Gempa ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi struktural bagi masyarakat di pesisir selatan.
Periode 1-10 Februari 2026 atau dasarian I Februari terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian sebesar 70 hingga lebih dari 90 persen.
Sebagian warga Bumiayu memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman karena rumah mereka terdampak banjir. Tak hanya itu, ratusan hektare tanaman padi juga rusak.
Pengelola Jakarta Garden City (JGC) mengebut pembenahan infrastruktur dan jalan di tengah kemacetan, cuaca ekstrem, serta sorotan isu lingkungan RDF Rorotan.
Pramono mengingatkan agar permasalahan tata ruang itu tidak diperparah dengan kebiasaan warta membuang sampah sembarangan.
Hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama terjadinya bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat.
Adapun di Jakarta Timur, genangan tercatat di 16 RT yang berada di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved