Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta menilai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026 memiliki arti strategis bagi jalannya pemerintahan Gubernur saat ini.
Sebab, RAPBD 2026 menjadi anggaran pertama yang sepenuhnya disusun oleh gubernur sebagai pijakan dalam mewujudkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Fraksi PKS memandang RAPBD 2026 ini akan menjadi landasan penting bagi arah pembangunan lima tahun ke depan. Karena itu, kami memberikan sejumlah catatan yang perlu diperhatikan pemerintah daerah,” ujar anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, M Subki, saat menyampaikan pandangan umum, Senin (8/9).
Subki menyoroti masih tingginya ketergantungan Pemprov DKI terhadap dana transfer dari pemerintah pusat yang mencapai 30,6% dalam RAPBD 2026.
Meskipun angka ini menurun dibanding APBD Perubahan 2025 sebesar 35,5%, Fraksi PKS menilai porsi tersebut tetap mengkhawatirkan.
“Kontribusi yang masih tinggi ini jangan sampai menimbulkan ketergantungan yang melemahkan kemandirian fiskal daerah,” tegasnya.
Selain itu, Fraksi PKS juga mengkritisi minimnya kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap pendapatan daerah. Catatan fraksi menyebutkan, sumbangan dividen BUMD dalam RAPBD 2026 hanya 1,02% dari total pendapatan.
“Jumlah BUMD kita cukup banyak dan sebagian besar sudah berbentuk perseroan, tapi kontribusinya belum signifikan. Bahkan masih ada BUMD yang merugi dan terus bergantung pada penyertaan modal daerah maupun subsidi,” ungkap Subki.
PKS juga menyinggung soal komposisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih didominasi pajak properti. Dalam RAPBD 2026, kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mencapai 22,3%, sementara Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sebesar 19,2%. Adapun Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) hanya menyumbang 18,4%.
“Menghadapi kebutuhan belanja daerah yang semakin besar, Pemprov perlu lebih agresif menggali potensi pajak lainnya, khususnya dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan PBJT,” tutur Subki.
Lebih lanjut, Fraksi PKS mendesak Pemprov mempertimbangkan langkah hukum terkait pembebasan PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk kendaraan listrik.
Subki menilai kebijakan tersebut berpotensi menggerus pendapatan daerah, apalagi jumlah kendaraan listrik di Jakarta terus meningkat dengan harga jual tinggi.
“Mereka tetap menggunakan jalan yang dibangun dari pajak rakyat. Maka, perlu dipikirkan upaya agar kontribusi pajaknya adil,” ujarnya. (Far/P-1)
mendukung gagasan agar Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dikembangkan dan dikuatkan untuk menghidupkan perekonomian rakyat yang riil.
ANGGOTA Komisi A DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana menyoroti kondisi tata kota di Kalideres dan Cengkareng, Jakarta Barat, yang dinilai semakin semrawut.
Regulasi ini nantinya tidak hanya menjamin kuantitas pangan, tetapi juga kualitas nutrisi yang diterima masyarakat.
Benny mengamini bahwa genangan air kerap mengendap di sepanjang jalan layang karena penyumbatan saluran pembuangan air.
PERSOALAN bau dari fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan di Jakarta Utara masih menjadi perhatian masyarakat.
KETUA Komisi D sekaligus Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike menyampaikan duka mendalam atas kejadian meninggal seorang pengemudi usai terjebak macet akibat banjir Jakarta.
Warga KTP non-DKI bisa ikut Mudik Gratis DKI Jakarta 2026! Simak syarat pendaftaran, jadwal kluster tujuan, dan lokasi keberangkatan di sini. Kuota bus bertambah!
Pemprov DKI Jakarta menetapkan jam pulang sekolah selama bulan Ramadan paling lambat pukul 14.00 WIB atau pukul 2 siang. Kebijakan ini mengikuti Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri
Pemprov DKI Jakarta menegaskan tidak akan menoleransi aksi sweeping restoran selama Ramadan.
Pemprov DKI melarang kegiatan sahur on the road (SOTR) selama Ramadan 2026. Larangan diberlakukan lantaran kegiatan tersebut rawan menimbulkan keributan.
Pemprov DKI Jakarta melalui Perumda Dharma Jaya memastikan pasokan daging sapi dan ayam aman hingga Idulfitri 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama Ramadan.
Pemprov DKI gelar Perayaan Imlek Jakarta 2026 sepanjang Februari–Maret di Bundaran HI, Monas, TMII hingga Kota Tua untuk dorong pariwisata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved