Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

600 Sapi Impor Masuk Jakarta Jelang Ramadan

Mohamad Farhan Zhuhri
11/2/2026 22:22
600 Sapi Impor Masuk Jakarta Jelang Ramadan
600 ekor sapi impor dari Australia dijadwalkan masuk Jakarta akhir Februari.(Antara)

PEMPROV DKI Jakarta melalui Perumda Dharma Jaya memastikan pasokan daging sapi dan ayam aman hingga Idulfitri 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama Ramadan, 500-600 ekor sapi impor dari Australia dijadwalkan masuk akhir Februari.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman menyebut stok daging sapi saat ini mencapai 1.246 ton, sementara daging ayam 435 ton. Selain stok beku, tersedia 1.594 ekor sapi hidup yang siap dipotong mengikuti kebutuhan pasar.

“Insya Allah akhir Februari ini akan datang lagi sekitar 500 sampai 600 ekor sapi dari Australia. Itu menjadi tambahan stok untuk Jakarta. Kalau diperlukan, kami masih punya cadangan sekitar 1.000 ekor lagi untuk stabilisasi harga,” kata Raditya dalam Balkoters Talk di Balai Kota DKI, Rabu (11/2).

Konsumsi Besar, Ramadan Jadi Titik Tekan

Kebutuhan daging di Jakarta tergolong tinggi. Dalam setahun, konsumsi daging sapi diperkirakan mencapai 73.100 ton, sedangkan konsumsi ayam menembus 182.230 ton. Konsumsi per kapita daging sapi berada di kisaran 2,3–5 kg per tahun, sementara ayam sekitar 11 kg per orang per tahun.

Raditya menegaskan, Ramadan selalu menjadi periode tekanan permintaan, terutama dari sektor hotel, restoran, dan kafe (horeka).

“Restoran saat berbuka hampir selalu penuh. Itu sebabnya kebutuhan tetap tinggi dan sudah kami hitung dalam perencanaan stok,” ujarnya.

Sebagai BUMD yang ditugaskan menjaga stabilitas pangan, Dharma Jaya menahan harga agar tidak ikut melonjak. Untuk daging sapi paha belakang premium, harga dijaga di kisaran Rp135.000/kg, lebih rendah dari harga pasar yang berada di rentang Rp139.500-Rp140.000/kg.

“Prinsipnya kami ingin memberi harga terbaik bagi masyarakat Jakarta,” tegas Raditya.

Gudang Dingin Diperbesar, RPH Disiagakan

Dari sisi infrastruktur, Dharma Jaya saat ini memiliki cold storage 800 ton di Cakung, Jakarta Timur. Kapasitas itu akan diperluas hingga 5.000 ton guna memperkuat cadangan jangka panjang. Koordinasi juga dilakukan dengan dinas terkait, importir, serta pelaku usaha agar distribusi tetap lancar menjelang puncak permintaan.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto menegaskan pengamanan stok daging menjadi prioritas Pemprov, khususnya saat kebutuhan melonjak jelang Ramadan dan Lebaran.

“Untuk stok daging sapi, insyaallah aman. Ketersediaannya diperkirakan cukup sampai selesai Idul Fitri,” kata Uus.

Berdasarkan laporan Pemprov, kebutuhan jelang Ramadan diproyeksikan naik: telur 7,5% serta daging sapi dan kerbau 3,57%. Menjelang Idulfitri, lonjakan lebih tajam diperkirakan terjadi pada telur 17,20% dan daging ayam 10,77%.

Untuk menjaga rantai pasok tetap aman dan memenuhi standar keamanan pangan, sembilan rumah potong hewan (RPH) milik Pemprov turut disiagakan. (Z-10))



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya