Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRES Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal mengimbau kepada para orangtua untuk memperketat penjagaan dan pengawasan terhadap anak-anak mereka agar tidak mudah terprovokasi dengan hal-hal yang buruk baik secara langsung maupun melalui media sosial.
"Saya pesankan kepada orangtua untuk menjaga anaknya agar tidak terhasut dan ikut terlibat melakukan tindakan-tindakan yang merugikan," kata Alfian, di Jakarta Timur, Selasa (2/9).
Menurut dia, terhasut dengan ajakan negatif dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Terlebih, anak muda merupakan generasi yang harus dijaga masa depannya. "Tindakan-tindakan tersebut yang merugikan dirinya karena mereka adalah generasi bangsa," katanya.
Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya menjaga situasi kondusif di wilayah Jakarta Timur dengan mengedepankan semangat kebersamaan. "Tentunya kita harus sesuai dengan tagline Jaga Jakarta, Jaga Aturan, Jaga Amanah, dan Jaga Warga."
Lebih lanjut, Alfian menyebutkan pihaknya sudah mendeklarasikan sikap tegas menolak anarkis hingga hoaks untuk menjaga Jakarta bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Timur pada Senin (1/9).
Deklarasi bersama pemuda yang diinisiasi oleh Wali Kota Jakarta Timur tersebut bertujuan menjaga Kota Jakarta tetap kondusif. "Deklarasi itu menjunjung kesatuan persatuan seluruh elemen warga dalam menjaga kedaulatan warga di Jakarta Timur," ujarnya.
Hal senada diungkapkan Komandan Kodim 0505/Jakarta Timur Letkol Inf Nelson Paido Makmur. Dia mengajak masyarakat di wilayah Jakarta Timur untuk tidak percaya dan terpedaya dengan hoaks yang dapat merusak Kota Jakarta. "Dicerna narasi yang masuk, jangan sampai tertipu dengan orang-orang yang mau merusak wilayah kita," ucap dia.
Nelson pun mengimbaumasyarakat agar menjaga wilayahnya masing-masing, khususnya Jakarta Timur, demi kenyamanan, keamanan, dan ketertiban bersama.
"Mari jaga kampung kita, lihat kampung kita, pelihara kampung kita, biar kita juga hidup enak. Kalau kampung kita diganggu, rusak, susah kita nanti untuk hidup. Saya minta, mari jaga kampung kita sesuai dengan hashtag ataupun tagar yang dibuat oleh Pemda DKI, #JagaJakarta."
Deklarasi tersebut berisi empat poin. Pertama, menentang tindakan anarkis dan vandalisme serta berita bohong (hoaks) dan provokasi yang negatif. Kedua, menjaga persatuan dan kesatuan antarelemen masyarakat.
Ketiga, siap menjaga Jakarta Timur dari tindakan yang dapat mengganggu keamanan serta ketertiban. Keempat, mengajak seluruh masyarakat bersama mengampanyekan Jaga Jakarta.
Seperti diketahui, gelombang unjuk rasa yang dimulai sejak Senin (25/8) lalu di Gedung DPR berawal dari keinginan massa membubarkan parlemen dan menyoroti beberapa kebijakan yang dinilai merugikan rakyat.
Sekelompok massa, mulai dari masyarakat di kalangan buruh, pekerja kantoran, hingga pelajar dan mahasiswa berbondong-bondong meramaikan gedung DPR dan beberapa titik lain di Jakarta.
Aksi tersebut berujung ricuh ketika polisi membubarkan massa dengan menyemprotkan gas air mata. Mereka terpencar ke berbagai ruas jalan di Jakarta.
Aksi berikutnya datang dari ribuan buruh pada Kamis (28/8) di Gedung DPR sejak pagi hingga siang hari. Namun, pada sore harinya, kericuhan pecah di sejumlah titik, termasuk Pejompongan dan Jalan Asia Afrika.
Hari itu bersamaan dengan terjadinya insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob yang melindas pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan, 21, hingga tewas di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.
Aksi tersebut seketika meluas ke beberapa titik di Jakarta, dan sejumlah oknum tak bertanggung jawab merusak beberapa fasilitas umum, mulai dari pos polisi, rambu lalu lintas, hingga pembatas jalan. Bahkan, kendaraan yang berada di gedung rawan pun ikut dibakar.
Tak berhenti sampai di situ, sejumlah oknum tak bertanggung jawab juga melakukan penjarahan di beberapa rumah politisi, mulai dari Ahmad Sahroni, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio, Surya Utama alias Uya Kuya, Nafa Urbach, hingga kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani. Barang-barang di rumah tersebut digasak habis dan tembok kediaman mereka dicoret-coret. (Ant/P-2)
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung melalui Satpol PP Kota Bandung terus melakukan pengawasan ketat terhadap kegiatan-kegiatan yang dilarang selama bulan suci Ramadan.
Lemahnya fungsi pengawasan dinilai menjadi titik krusial yang menghambat keberhasilan agenda reformasi Polri
DPR meminta KPPU memperkuat pengawasan persaingan usaha agar pasar lebih adil dan pengusaha kecil terlindungi.
Operator seluler terbesar, seperti Telkomsel, IOH, XL, dan Smartfren, meningkat dari 50,69 juta TB pada 2024 menjadi 55,95 juta TB pada 2025.
Salah satu penyebab utama korupsi kepala daerah adalah tingginya biaya politik dalam kontestasi pilkada.
DPR akan mengawasi langkah konkret yang diambil Panglima TNI sebagai tindak lanjut atas keresahan Presiden.
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved