Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan kondisi banjir di wilayah penyangga seperti Bekasi masih parah. Untuk membantu, dirinya mengirimkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) DKI atau pasukan oranye untuk membantu para korban banjir.
"Ya di Babelan tadi hampir semua rumah-rumah penduduk masih terkendala banjir yang serius. Maka Pemerintah Jakarta dari kemarin, saya sebenarnya sudah memutuskan untuk memberikan bantuan ke Bekasi," kata Pramono di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (6/3).
Pram mengatakan, adapun jumlah petugas pasukan oranye akan diserahkan kepada dinas terkait. Ia mengatakan, ratusan petugas siap membantu para warga di Bekasi.
"Hari ini sudah mengirimkan pasukan PPSU ke Bekasi untuk membantu kerja bakti yang diadakan dan juga membantu untuk di lapangannya. Jumlahnya lebih dari 200," jelasnya.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan memberikan bantuan lain seperti mobil pemadam kebakaran (damkar), toilet, darurat dan truk pengangkut sampah.
"Kemudian kami juga memberikan bantuan beras dan lauk-lauk kepada Bekasi, karena memang semua orang pasti tidak menginginkan adanya banjir atau bencana ini," ujarnya.
Sementara itu, ia mengaku telah berkomunikasi dengan Wali Kota Bekasi untuk membahas permasalahan banjir di kota penyangga Jakarta. Ia mengatakan, bahwa saat ini Bekasi membutuhkan pompa untuk menyedot banjir yang ada.
"Mereka butuh pompa. Tentunya kita akan membantu semaksimal mungkin, sekuat apa yang kita miliki," tuturnya.
Ia mengatakan bahwa Jakarta belum bisa membantu memberikan pompa air, sebab Jakarta pun masih membutuhkan pompa air untuk pengendalian banjir. "Yang jelas jangan sampai kita membantu, tapi kita sendiri malah jadi problem tersendiri," imbuhnya. (Far/P-2)
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendatangi langsung permukiman terdampak banjir di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (19/1).
Wali Kota menyampaikan, pembukaan jalan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menyediakan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
MBG menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan kemiskinan secara tidak langsung.
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, curah hujan di wilayah Jakarta, akhir pekan lalu, sudah masuk dalam kategori ekstrem sehingga menyebabkan banjir
TIANG-tiang beton maupun besi bekas proyek Monorel Jakarta yang mangkrak masih berdiri sejak 21 Tahun silam. Tiang monorel tersebut berdiri kaki di sepanjang Jalan HR Rasuna Said.
Warga juga diharapkan untuk tetap memantau kanal informasi resmi dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat hujan disertai angin kencang terjadi.
Puluhan tiang beton yang terlanjur berdiri akhirnya mangkrak selama belasan tahun, berubah menjadi besi tua.
Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan memulai pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada hari ini, Rabu (14/1).
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved