Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DPRD Kota Depok, Jawa Barat, menagih janji Wali Kota Depok Mohammad Idris untuk segera mengoperasikan TPPAS (Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah) Desa Lulut Nambo, Kabupaten Bogor.
Ketua Komisi C DPRD Kota Depok Edi Sitorus mengatakan berkali-kali Wali Kota Idris berjanji untuk segera mengoperasikan TPPAS Lulut Nambo, namun hingga kini tak kunjung direalisasikan. "Wali Kota berkali-kali janji bahwa sampah warga Kota Depok dapat dibuang ke TPPAS Lulut Nambo," katanya, Rabu (21/8).
Dia mengaku sering kali dirinya ditanya warga soal janji Wali Kota yang akan segera memindahkan sampah di TPA Cipayung ke TPPAS Desa Lulut Nambo. Sebagai wakil rakyat, Edi mempertanyakan janji tersebut sudah sampai di mana dan kapan akan dilaksanakan.
Baca juga : Pulau-Pulau Sampah Bertebaran di Tepi Jalan Depok
“Kami ingin pencerahan dari Wali Kota. Kapan sampah TPA Kota Depok akan dipindahkan ke TPPAS Lulut Nambo. Kami menginginkan adanya solusi yang konkret sampai kapan, kalau ada hambatan tolong disampaikan.”
Edi menekankan perlu ketegasan pemerintah daerah mengatasi persoalan sampah TPA Cipayung yang sedang overload tersebut. " Jangan sampai terjadi tragedi longsor yang lebih parah. Jika memang TPPAS Desa Lulut Nambo tak ada harapan bisa kerja sama dengan TPA Bantargebang Bekasi," katanya tandas Edi.
Menurut dia, saat ini sampah sudah meluber. Tidak lagi hanya dipinggir jalan raya, sampah juga menumpuk di selokan, saluran drainase dan kolong jembatan.
Sementara itu, Kepala UPTD TPA Cipayung Ferry Dewantoro mengakui TPA Cipayung telah overload. Sampah di TPA bahkan sering longsor hingga mengakibatkan truk pengangkut sampah kesulitan melakukan bongkar muat. "Kita terus berupaya memaksimalkan dan menyelesaikan permasalahan sampah di TPA Cipayung yang saat ini dalam situasi overload," katanya.
Sebelumnya, Wali Kota Idris memastikan Kota Depok bisa membuang sampah ke TPPAS Desa Lulut Nambo pada 2021. " Mudah-mudahan tahun ini bisa beroperasi guna mengurangi sampah di TPA Cipayung," kata dia, beberapa waktu lalu. (J-2)
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
Arsyid juga mengimbau pihak RW dan RT pro aktif turut atasi masalah sampah.
Menteri KLH/BPLH Hanif Faisol Nurofiq menginstruksikan penghentian segera operasional insinerator di Kota Bandung yang melampaui baku mutu emisi udara.
Penggunaan insinerator mini tidak dibenarkan.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat upaya pengelolaan sampah dengan tetap memperhatikan norma-norma lingkungan.
Teba Sampah Organik, yang juga dikenal sebagai Teba Modern, merupakan sistem inovatif pengolahan sampah organik di tingkat rumah tangga.
Polres Metro Depok pada 2018 telah melakukan penyelidikan mendalam dan memeriksa sejumlah pejabat teras Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.
Rotasi, baik secara vertikal maupun horizontal, merupakan bagian dari evaluasi organisasi yang dilakukan secara profesional.
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
KERICUHAN pecah di wilayah Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, melibatkan dua kelompok suporter sepak bola saat berlangsungnya laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta, Minggu (11/1).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved