Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Kota Depok, Jawa Barat, memastikan personel Satuan Tugas (Satgas) SDA dan tim penanggulangan bencana tetap bersiaga penuh selama periode Idul Fitri 1447 H / 2026 Masehi. Langkah ini diambil guna memitigasi potensi bencana banjir dan tanah longsor di tengah tingginya curah hujan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Kota Depok, Rizwan Nurrahim, menegaskan bahwa pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama meski dalam masa cuti bersama.
"Kita tidak meliburkan satgas dan tim penanggulangan bencana pada libur Lebaran 1447 Hijriah 2026. Curah hujan masih tinggi hingga berpotensi banjir dan longsor," kata Rizwan di Depok, Senin (16/3).
Komitmen Pelayanan Prima
Menurut Rizwan, kebijakan ini selaras dengan prinsip service excellence atau pelayanan prima. Baginya, memastikan keamanan dan kenyamanan warga di tengah ancaman cuaca ekstrem merupakan inti dari reformasi birokrasi. "Kepuasan masyarakat adalah tolok ukur utama keberhasilan kinerja aparatur pemerintah," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa memenuhi hak dan kebutuhan masyarakat adalah bentuk kepuasan pemerintah, di mana pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik. Dinas PUPR menempatkan aspek transparansi dan akuntabilitas sebagai fondasi utama dalam bertugas.
"Kepuasan masyarakat bukan sekadar target, melainkan tolok ukur keberhasilan pemerintah dalam menyelenggarakan pelayanan yang berkualitas, transparan, dan akuntabel," jelas Rizwan.
Pemetaan Titik Rawan
Guna mengamankan arus mudik dan balik, Dinas PUPR telah menyiagakan ratusan personel yang disebar ke berbagai titik strategis. Fokus utama tim adalah penanganan cepat jika terjadi sumbatan air maupun pergerakan tanah.
"Kita siagakan 154 anggota satgas dan tim penanggulangan bencana di titik rawan longsor dan banjir selama arus mudik dan balik," ujar Rizwan.
Pihaknya telah memetakan area rawan di 63 kelurahan dan 11 kecamatan se-Kota Depok. Rizwan menyebut hampir seluruh kelurahan di Depok masuk dalam pemantauan intensif, terutama wilayah dengan kontur tanah labil dan drainase yang padat.
"Petugas kami siagakan di lapangan untuk memastikan arus mudik tetap aman, lancar dan bahagia meskipun terjadi potensi cuaca ekstrem," terangnya.
Wilayah yang mendapatkan perhatian khusus meliputi Kecamatan Cimanggis, Sukmajaya, Cipayung, Sawangan, Bojongsari, hingga area pusat kota seperti Jalan Margonda. Sebagai langkah preventif, Dinas PUPR terus melakukan mitigasi berkelanjutan.
"Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Cimanggis, Kecamatan Sukmajaya, Kecamatan Cipayung, Kecamatan Sawangan, Kecamatan Bojongsari, dan termasuk area padat seperti Jalan Margonda. Dinas PUPR Kota Depok melakukan mitigasi melalui normalisasi saluran," tandasnya. (KG/P-2)
Selain menangkap tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan praktik uang palsu
Disnaker Kota Depok membuka Posko Pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk memastikan hak pekerja terpenuhi selama Lebaran 2026.
Pemda mengakui adanya kendala pengangkutan akibat daya tampung TPA yang sudah tidak memadai.
Kepala Dinkes Depok Devi Maryori menekankan pencegahan campak melalui pemantauan, imunisasi, dan edukasi kesehatan masyarakat.
CEO Sagha Group Hanta Yuda Rasyid menyalurkan 15.000 santunan bagi dhuafa, ojek online, disabilitas, hingga pekerja informal di Jabodetabek selama Ramadan 1447.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved