Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI terus menginvestigasi kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita atau Vina Cirebon. Masyarakat diminta untuk memberikan informasi kepada Polda Jabar agar kasus ini dapat terungkap dengan jelas.
"Penyampaian informasi harus dilakukan dengan bertanggung jawab, baik dari segi hukum maupun kebenarannya," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Trunoyudo Wisnu Andiko di The Tribrata Darmawangsa Jakarta, Jakarta Selatan, pada Senin (10/6).
Trunoyudo menyatakan bahwa setiap pelapor harus mencantumkan identitasnya. Semua informasi akan dianalisis oleh tim penyidik.
Baca juga : Kompolnas Sambangi Polda Jabar Minta Penjelasan Kasus Vina
"Informasi tersebut akan dianalisis oleh tim penyidik kriminal dan akan dilakukan pengawasan penyidikan. Selain itu, akan ada pemeriksaan dari divpropam dan inspektorat pengawas daerah," jelas jenderal bintang satu tersebut.
Seluruh analisis tersebut juga akan dibantu oleh beberapa fungsi teknis di Mabes Polri. Hal ini bertujuan agar penyidik dapat mengumpulkan bukti yang cukup untuk diproses di persidangan.
"Kami telah memberikan keterbukaan dari Polda Jabar dan kami juga memastikan adanya rasa keadilan, di mana saksi-saksi yang memberikan informasi penting serta saksi-saksi yang dapat meringankan beban. Semua informasi telah kami tampung," ungkapnya.
Baca juga : Polda Jabar Tes Psikologi PEgi Setiawan, Kuasa Hukum: Tak Ada Urgensinya
Trunoyudo meminta kesabaran dari semua pihak untuk menunggu hasil penyidikan. Polisi sedang berusaha untuk menyelesaikan semua proses dengan cermat.
Kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita dan kekasihnya, Muhammad Rizky Rudiana alias Eky, yang terjadi 16 tahun yang lalu, masih menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Pasalnya, kasus tersebut belum terungkap sepenuhnya dan masih terdapat kejanggalan-kejanggalan.
Salah satunya adalah penangkapan seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Pegy Setiawan yang mengklaim bahwa dirinya bukanlah pelaku. Selain itu, hilangnya dua nama dari DPO yang sebelumnya telah dirilis oleh Polda Jabar.
Dua nama tersebut adalah Andi dan Dani. Polisi menghapus kedua nama tersebut karena dianggap fiktif. Kedua nama tersebut dianggap hanya merupakan keterangan palsu dari pelaku.
Kesadaran hukum yang tinggi di tengah masyarakat secara otomatis akan memperkuat kredibilitas Polri dalam menjalankan fungsinya.
KOMISI Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus, di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026)
MABES Polri bersama Jurnalis Trunojoyo menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim piatu dan kaum dhuafa di Masjid Al Ikhlas, Joglo, Jakarta Barat, Rabu (11/3).
Korlantas Polri memetakan jalur wisata dan pusat perbelanjaan sebagai klaster rawan kecelakaan menonjol selama masa libur Lebaran 2026
Simak syarat tinggi badan terbaru penerimaan Polri 2026 untuk jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama. Cek aturan khusus untuk wilayah Papua dan daerah terpencil.
Cek link resmi pendaftaran Polri 2026 di penerimaan.polri.go.id. Simak jadwal terbaru Akpol, Bintara, Tamtama, dan syarat lengkap rekrutmen Polri 2026.
Polda Jawa Barat menindak truk sumbu tiga yang dinilai menjadi salah satu penyebab perlambatan arus lalu lintas selama periode mudik Lebaran.
Untuk mendapatkan bantuan, masyarakat dapat menghubungi nomor whatsApp/telepon 0821-1606-621 atau layanan darurat polisi 110. Program ini, mengusung filosofi "sauyunan ngajaga lembur"
Polda Jabar siagakan 26.692 personel gabungan untuk Operasi Ketupat Lodaya 2026. Simak rincian pengamanan arus mudik dan balik Lebaran di Jawa Barat di sini.
Polda Jawa Barat meluncurkan program sosial kemanusiaan dengan merenovasi 30 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) bagi warga kurang mampu di seluruh wilayah Jawa Barat selama Ramadan 2026
Polda Jawa Barat melarang sahur on the road, perang sarung, dan balapan liar selama Ramadhan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga.
KEPOLISIAN Daerah Jawa Barat mendalami dugaan pelanggaran pemanfaatan lahan di wilayah terdampak bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved