Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menangkap lima remaja membawa senjata tajam yang diduga hendak tawuran di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (23/5).
"Saat TPPP (Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Selatan) melaksanakan patroli mendapat laporan warga ada beberapa remaja-remaja yang hendak melakukan tawuran, di Jalan Lenteng Agung Depan ISIP. TPPP langsung meluncur TKP dan melakukan pengejaran dan diamankan lima pemuda," kata Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Rosa Witarsa kepada wartawan, Kamis (23/5).
Witarsa mengatakan, lima remaja itu ditangkap pukul 05.00 WIB tadi pagi. Polisi menemukan dua senjata tajam jenis celurit yang dibawa pelaku.
Baca juga : Bawa Senjata untuk Tawuran, Tujuh Remaja di Sidoarjo Diamankan Polisi
"Beserta barang bukti yang dilempar di jalanan berupa dua pucuk sajam celurit dan satu unit KR dua (kendaraan roda dua)," ujarnya.
Lima remaja yang diamankan adalah WU (16), MA (16), ZP (16), MI (16) dan NS (19). Dia mengatakan, para remaja itu dibawa ke Polsek Jagakarsa untuk pemeriksaan.
"Selanjutnya ke lima remaja tersebut beserta barang buktinya diamankan oleh Polsek Jagakarsa," tuturnya. (Fik/P-5)
Dalam psikologi perkembangan, remaja sedang berada pada fase meningkatnya kebutuhan otonomi.
Salah satu fenomena yang paling sering muncul dari penggunaan media sosial adalah kecenderungan remaja untuk melakukan perbandingan sosial secara ekstrem.
Psikolog klinis ungkap alasan remaja dan Generasi Alpha sangat terikat dengan media sosial. Ternyata terkait pencarian identitas dan hormon dopamin.
MENGHADAPI dinamika era digital di tahun 2026, kecemasan orang tua terhadap dampak negatif internet sering kali berujung pada kebijakan larangan total media sosial bagi remaja.
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
Remaja yang aktif melaporkan kebaikan tercatat lima kali lebih empati, lima kali lebih prososial, dan hampir empat kali lebih tinggi dalam kemampuan memahami sudut pandang orang lain.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa ancaman menggunakan senjata tajam saat penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan reklame ilegal di Bekasi Utara
Setelah melakukan penyisiran, petugas berhasil menangkap mereka beserta barang bukti, yakni tujuh buah senjata tajam (sajam) dan dua botol minuman keras
Patroli akan terus digelar secara rutin, sebagai bentuk kehadiran polisi untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Polisi masih melakukan penelusuran terhadap beberapa anggota gerombolan pemotor lainnya yang diduga ikut terlibat dalam penyerangan.
Enam remaja yang hendak tawuran di kawasan Jalan Pal Putih, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, ditangkap Polres Metro Jakarta Pusat.
Polisi akan menindak tegas segala bentuk kekerasan jalanan, terutama yang melibatkan remaja dan membawa senjata berbahaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved