Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIAP tahunnya, tradisi luhur Ceng Beng, juga dikenal sebagai Festival Qingming, menjadi momen penting bagi sebagian besar masyarakat Tionghoa di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Pada perayaan ini, keluarga dan kerabat berkumpul untuk mengunjungi dan merawat makam leluhur mereka sebagai tanda penghormatan dan penghargaan.
Di tengah semangat memperingati leluhur, Taman Makam Yayasan Sinar Bumi Jonggol, yang terletak di wilayah Jonggol, Jawa Barat, telah bersiap menyambut peziarah dalam perayaan Ceng Beng ini.
Prosesi Ceng Beng untuk tahun ini dimulai sejak 21 Maret, dan puncaknya akan jatuh pada 4 April, berdasarkan perhitungan kalender matahari.
Baca juga : Jelang Natal TPU di Depok Ramai Peziarah
Taman Makam Sinar Bumi Jonggol adalah salah satu tempat peristirahatan terakhir yang tenang dengan kerimbunan alamnya. Dikelilingi oleh hamparan pepohonan hijau yang rindang dan hamparan tanah yang berkontur lereng perbukitan, taman makam ini memberikan suasana yang damai bagi para peziarah.
Suasana hening bagi mereka yang tiba di awal hari menjadi pengiring saat keluarga-keluarga berkumpul untuk mengenang dan mendoakan leluhur mereka. Pengurus Yayasan Sinar Bumi menyebut bahwa akhir pekan (Sabtu dan Minggu) merupakan hari-hari yang paling ramai peziarah.
“Dalam rangka menyambut hari tersebut, Taman Makam Yayasan Sinar Bumi Jonggol melakukan persiapan untuk menyambut para peziarah yang diperkirakan akan memadati lokasi ini,” kata Perwakilan Pengurus Yayasan Sinar Bumi Jonggol.Aprianus Charles, dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa (26/3).
Baca juga : Sebelum Ramadan Jusuf Kalla Nyekar ke Makam Ortu dan Panutannya
"Persiapan tersebut meliputi pembersihan areal umum, penataan lahan, serta pengaturan fasilitas parkir dan akses bagi peziarah. Semua ini dilakukan untuk memastikan bahwa kunjungan para peziarah berjalan lancar," tambahnya.
Bagi mereka yang akan berziarah, ada tiga persiapan yang dianjurkan, yaitu:
Perayaan Ceng Beng mengingatkan para kerabat akan keterhubungan antara generasi masa lalu, masa kini, dan masa depan. Ketika mereka mengunjungi makam leluhur, mereka tidak hanya memperingati yang telah tiada, tetapi juga menyatukan diri dengan sejarah keluarga dan menghormati warisan yang telah ditinggalkan untuk penerusnya.
Baca juga : Usai Tarawih, Wali Kota dan Kapolres Bogor Ikut Pawai Obor Sejauh 4 Km
Festival Ceng Beng telah dijalani selama lebih dari 2.500 tahun dan menjadi salah satu festival penting dalam budaya Tionghoa. Festival ini dinamai dari kata "Qing" (bersih) dan "Ming" (jernih), yang melambangkan harapan baik saat melakukan ziarah kubur.
Menurut tradisi, ziarah kubur sebaiknya dilakukan sejak pagi dan sebelum tengah hari. Festival Ceng Beng sendiri merupakan hari libur di Tiongkok. Masyarakat Tionghoa di seluruh dunia memiliki kebiasaan berbeda dalam melakukan ziarah kubur.
Aprianus Charles menyampaikan bahwa Pengurus Taman Makam Yayasan Sinar Bumi Jonggol selalu menjaga dan melestarikan makam-makam yang ada di taman tersebut. Mereka bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat sekitar agar prosesi Ceng Beng berjalan lancar setiap tahunnya.
“Khusus tahun 2024 ini, yang bertepatan dengan ibadah puasa, kami menghimbau agar seluruh peziarah dapat menjaga kebersihan, ketenangan, dan ketertiban selama berziarah, serta mempersiapkan diri dan perlengkapan sembahyang dengan baik agar prosesi ibadah dapat berjalan lancar. Jika membutuhkan bantuan, kami siap membantu,” kata Aprianus. (Z-10)
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
DUA pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, diamuk massa setelah ketahuan mencuri sepeda motor.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
OTT ini terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026, malam. KPK menyita ratusan juta atas penangkapan ini.
para pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah diberikan wadah untuk menampilkan karya tari yang memadukan musik modern dengan nilai-nilai budaya Indonesia.
Selain kemandirian finansial, standar sosial di Indonesia juga turut memperberat pertimbangan generasi muda untuk menikah.
Tradisi tabayyun di kalangan ulama dan warga NU telah lama familiar dan mengakar.
Sejarah makan siang di Indonesia sendiri adalah cerminan perjalanan sosial, ekonomi, dan budaya yang selalu berubah.
Dalam tradisi masyarakat tertentu di Indonesia, telur tembean (telur ayam yang sudah berisi bakal embrio dan dianggap “hampir menetas”) dipercaya sebagai makanan berkhasiat
Upacara adat Dola Maludu yang merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas masyarakat kini resmi tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) oleh DJKI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved