Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta terus melakukan pembersihan terhadap alat peraga kampanye (APK) di seluruh wilayah Jakarta hingga sebelum pencoblosan pemilu pada 14 Februari 2024.
"Hari ini masih kita cek, telusuri, terutama di permukiman, kawasan perumahan, tetap sampai hari terakhir ini. Mungkin masih ada yang kelewatan," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Arifin di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (13/2), seperti dilansir dari Antara.
Arifin menyebutkan, penelusuran tersebut untuk memastikan seluruh wilayah Jakarta bersih dari segala bentuk APK sebelum hari pencoblosan.
Baca juga : 309 Ribu APK Dibersihkan Satpol PP di Hari Kedua Masa Tenang
"Intinya, di manapun tempatnya kalau masih ada (APK) kita segera tuntaskan. Pokoknya hari besok pencoblosan, semua APK harus turun," kata Arifin.
Selain itu, Arifin memastikan seluruh APK di jalan layang (flyover) dan jalan utama sudah bersih. Arifin bersama jajaran Satpol PP yang bertugas sudah mengecek keliling ke semua sudut di Jakarta.
Kegiatan pembersihan APK ini bersinergi dengan berbagai unsur seperti pemerintah kota, camat, lurah, masyarakat, TNI/Polri, KPU, Bawasluserta tim perwakilan partai politik (parpol), tim calon legislatif (caleg) sert tim pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden.
Baca juga : Bawaslu Banyumas Bersama Satpol PP Gerak Bersama Copot APK
"Kemarin seharian penuh saya keliling, sudah bersih," kata Arifin.
Sebelumnya, Satpol PP DKI Jakarta sudah menurunkan sebanyak 309 ribu APK secara serentak di lima wilayah kota Jakarta memasuki hari kedua masa tenang Pemilu 2024. (Z-6)
Baca juga : 192 Ribu APK Pemilu 2024 Dicopot Pemprov DKI Jakarta
Petugas yang melakukan penertiban terkendala dengan minimnya alat bantu seperti kendaraan crane dan tenaga ahli, yang diperlukan untuk melakukan pencopotan baliho.
KPU Kota Bandung setidaknya membutuhkan waktu dua hari untuk menurunkan semua alat peraga kampanye (APK) Pilwakot Bandung dan Pilgub Jawa Barat (Jabar).
Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Khoirunnisa Nur Agustyati, mengingatkan di masa tenang ini sudah tidak boleh lagi melakukan kampanye.
CALON Gubernur Jakarta nomor urut tiga Pramono Anung bertemu dengan mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan, bersama keluarga
BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI membeberkan ada dua potensi pelanggaran di masa tenang Pilkada Serentak 2024.
Di beberapa lokasi tim gabungan menyisir APK berukuran kecil dan sedang di ruas Jalan Linggaya. Sementara baliho ukuran besar masih dibiarkan, karena kesulitan untuk menurunkannya
Satpol PP Kota Denpasar kembali menggelar aksi penertiban intensif terhadap gelandangan, pengemis (gepeng), pengamen, hingga badut yang kerap beroperasi di persimpangan jalan.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta memastikan tidak ada penyelenggaraan perayaan Tahun Baru 2026 yang menampilkan kembang api, baik oleh instansi pemerintah maupun swasta.
Jika masih ada pihak swasta yang tak mengindahkan larangan tersebut, Satpol PP akan langsung meminta pelaksanaan peluncuran kembang api disetop.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta menertibkan 16 reklame yang dinilai membahayakan keselamatan warga.
Memasuki fase pemulihan (recovery) paling berat, pemerintah daerah terus mengerahkan personel lintas unsur.
Selama sebulan terakhir, tercatat telah terjadi tiga kali benturan antara petugas Satpol PP dengan komunitas PKL terkait larangan berjualan di kawasan tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved