Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Polres Metro Jakarta Timur berhasil menangkap empat pelaku provokator tawuran di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Prumpung, Jakarta Timur, Senin (5/2) malam. Penangkapan dilakukan saat anggota kepolisian mengecek langsung lokasi tawuran.
"Semalam, kami menangkap empat orang yang terindikasi memprovokasi sehingga memicu tawuran dan melibatkan kelompok remaja di TPU Prumpung," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Nicolas Ary Lilipaly dalam keterangannya, Selasa (6/2).
Ke depan, dia menginstruksikan jajarannya, baik polres dan Polsek Jatinegara, untuk selalu melakukan patroli pada jam-jam rawan. Nicolas juga mengimbau berpesan kepada para personel untuk membubarkan warga atau remaja yang kumpul-kumpul melewati jam malam.
Baca juga : Polisi Tangkap 13 Remaja Hendak Tawuran di TPU Prumpung
Dalam kesempatan itu, Kapolres sempat berdialog dengan Ketua RW 04, Sodikin, dan melakukan koordinasi. Sodikin kemudian memberi sejumlah keluhan serta masukan terkait kondisi lingkungan sekitar.
"Sering terjadi tawuran di dalam TPU karena banyak remaja yang kumpul-kumpul atau bermain bola di jalan TPU Prumpung," kata Sodikin.
Dia berharap sekeliling TPU Prumpung dipasangi kawat berduri. Akses masuk, lanjutnya, cukup melalui satu pintu utama sehingga bisa terpantau.
Baca juga : Dua Remaja Pelaku Tawuran di Jatinegara Ditangkap
"Saat ini banyak akses masuk ke TPU dengan cara melompat pagar. Kami harap di sekeliling pagar dipasang kawat berduri," ujarnya.
Sodikin juga berharap agar TPU Prumpung dikembalikan fungsinya sebagai tempat pemakaman, bukan tempat kumpul-kumpul. Hal itu agar tidak menjadi salah satu pemicu terjadinya tawuran antar kelompok remaja. (Z-11)
Baca juga : 3 Anggota Geng Ditangkap terkait Tawuran Berujung Maut di Cipayung
Pemkot Jakarta Timur pasang lampu tembak dan tutup akses ilegal di Taman Kota Cawang menyusul viralnya dugaan praktik prostitusi dan temuan miras di lokasi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Banjir melanda Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026). 1.382 jiwa terdampak di Jatinegara hingga Cawang. Meski air capai 1,2 meter, warga belum ada yang mengungsi.
Pengawasan ini menyasar berbagai komoditas protein hewani untuk memastikan stabilitas di tingkat pedagang.
Fasilitas publik dibangun untuk kepentingan bersama dan wajib dijaga.
Berdasarkan rekaman yang ada, pelaku menjalankan aksinya dengan menyamar dan membawa peralatan khusus.
TPU Semper masih terendam banjir hampir sepekan. Peziarah mengeluh akses ziarah terganggu menjelang Ramadan.
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
Petugas menemukan fakta mencengangkan terkait pemanfaatan lahan makam.
Berdasarkan data tercatat 280 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 517 jiwa kini tinggal di atas lahan TPU Kebon Nanas atau TPU Cipinang Besar Selatan dan TPU Kober Rawa Bunga.
Persoalan keterbatasan lahan pemakaman di Ibu Kota sudah menjadi perhatian serius
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved