Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENEMUAN jasad remaja pria tanpa identitas di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jakasampurna, Bekasi Barat, mulai menemui titik terang. Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota menduga kuat remaja tersebut merupakan korban tindak pidana pembunuhan berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKB Braiel Arnold Rondonuwu, mengungkapkan bahwa dugaan pembunuhan muncul karena tidak ditemukannya indikasi adanya tawuran di sekitar lokasi saat waktu kejadian.
"Dugaan sementara korban pembunuhan, karena tidak ada kejadian tawuran di sekitar TKP," ujar Braiel dalam keterangannya, Selasa (13/1).
Ciri Khusus Korban
Kapolsek Bekasi Barat AK Wahyudi, menjelaskan bahwa identitas korban hingga saat ini belum diketahui secara pasti. Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan dengan pakaian lengkap berupa kaos lengan panjang abu-abu dan celana jins biru.
Petugas juga menemukan sejumlah barang bukti di sekitar jasad, antara lain sandal dan alat vape. Secara fisik, korban memiliki ciri khusus yakni mengenakan kawat gigi. Polisi menemukan adanya luka memar di wajah yang diduga akibat benturan benda tumpul, serta jeratan ikat pinggang pada leher korban.
"Belum ditemukan identitasnya hingga sekarang. Korban saat ini masih di RS Polri Kramat Jati," terang Wahyudi.
Guna mengungkap tabir di balik kematian remaja tersebut, penyidik Polsek Bekasi Barat telah memeriksa sejumlah saksi. Penemuan jasad ini pertama kali dilaporkan oleh seorang peziarah pada Minggu (11/1) siang yang kemudian segera ditindaklanjuti oleh aparat. "Sejauh ini yang diperiksa baru tiga orang saksi awal," tambah Wahyudi.
Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri remaja laki-laki, memakai kawat gigi, dan terakhir mengenakan kaos abu-abu untuk segera melapor ke Polres Metro Bekasi Kota atau Polsek Bekasi Barat guna membantu proses identifikasi. (AK/P-2)
Pembunuhan ini dipicu oleh penolakan korban untuk terlibat dalam rencana pencurian barang milik majikan mereka.
POLISI telah menemukan bagian tubuh korban mutilasi, AH, 39, di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. AH yang dikenal dengan panggilan Pak Bedul korban mutilasi dua rekan di kedai ayam geprek
Polda Metro Jaya tangkap dua rekan kerja yang membunuh dan memutilasi AH di dalam freezer kios ayam geprek Bekasi. Motif pelaku karena korban menolak diajak merampok majikan.
Polisi masih mendalami peran dua terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi pegawai ayam geprek di Bekasi. Jasad korban ditemukan dalam freezer.
PANIT 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah mengungkap fakta baru dalam pelarian FTJ, Warga Negara (WN) Irak yang menjadi tersangka pembunuhan DA, cucu Mpok Nori.
SUBDIT Resmob Polda Metro Jaya mengungkap kronologi lengkap kasus pembunuhan DA, cucu pelawak legendaris almarhumah Mpok Nori, yang dilakukan oleh suami sirinya, FTJ.
Identitas jasad seorang pria yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di tol Jagorawi akhirnya terungkap. Pria yang diketahui bernama Ujang Adiwijaya, seorang driver taksi online asal Depok.
Belum sampai tujuan sesuai aplikasi korban dihabisi dengan cara dijerat menggunakan tambang dan dihujam pisau sebanyak empat tusukan.
Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di dalam sebuah karung di Jalan Daan Mogot KM. 21, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten, pada Selasa (22/4) pagi.
Pihak kepolisian mengetahui bahwa ternyata pelaku S, 44, pada November 2022 telah membunuh istri sahnya
DVI Polri mengakui proses identifikasi korban kebakaran Glodok Plaza tidak mudah. Sebab, kondisi jasad korban yang ditemukan banyak dalam kondisi tidak utuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved