Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya berhasil menangkap seorang pria berinisial A yang berperan sebagai penadah barang-barang milik AH, 39, korban pembunuhan yang jasadnya ditemukan di dalam mesin pembeku freezer di Serang Baru, Kabupaten Bekasi.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, mengonfirmasi bahwa tersangka A ditangkap karena diduga menampung barang hasil kejahatan dari dua pelaku utama, yakni DS alias ANC dan S.
Setelah menghabisi nyawa korban, para pelaku diketahui langsung menjual aset milik AH secara bertahap:
"Adapun penggunaan hasil penjualan tersebut masih didalami oleh penyidik," tutur Andaru di Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Terkait latar belakang kasus, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menjelaskan bahwa pembunuhan dipicu oleh penolakan korban untuk terlibat dalam rencana pencurian barang milik majikan mereka. Antara korban dan kedua pelaku diketahui merupakan rekan kerja.
"Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian yang satu, yang korban itu diajak untuk melakukan kejahatan, tapi menolak, sehingga yang dua orang membunuh si korban tersebut," ujar Iman di Kompleks Parlemen, Jakarta.
Berdasarkan hasil penyidikan, para tersangka awalnya mengincar mobil milik sang majikan. Namun, karena sistem pengamanan yang ketat, rencana mereka berubah.
"Awalnya, yang mau diambil itu adalah mobil. Tapi karena ada pengamanan yang cukup lumayan ketat, sehingga yang rencananya awalnya mobil, bergeser ke motor," jelasnya.
Meski target pencurian telah berubah, AH tetap teguh menolak ajakan tersebut. Hal inilah yang kemudian membuat DS dan S gelap mata dan memutuskan untuk menghabisi nyawa AH sebelum akhirnya menyembunyikan jasadnya di dalam freezer. (Ant/Z-1)
Polda Metro Jaya ungkap motif pembunuhan AH yang jasadnya disimpan dalam freezer di Bekasi. Pelaku DS dan S nekat membunuh karena korban menolak diajak merampok majikan.
Polda Metro Jaya tangkap dua rekan kerja yang membunuh dan memutilasi AH di dalam freezer kios ayam geprek Bekasi. Motif pelaku karena korban menolak diajak merampok majikan.
Korban diketahui bernama Pak Bedul, 45, seorang pekerja lepas di kios tersebut yang juga merangkap sebagai petugas keamanan ruko setempat.
RATUSAN anak muda dari berbagai latar belakang keyakinan menggelar aksi sosial bertajuk "Bagi-Bagi 2.000 Takjil Gratis" di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (16/3/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh 120 penerima manfaat dan turut dihadiri oleh Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja yang juga berprofesi sebagai dokter.
POLISI telah menemukan bagian tubuh korban mutilasi, AH, 39, di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. AH yang dikenal dengan panggilan Pak Bedul korban mutilasi dua rekan di kedai ayam geprek
Polda Metro Jaya tangkap dua rekan kerja yang membunuh dan memutilasi AH di dalam freezer kios ayam geprek Bekasi. Motif pelaku karena korban menolak diajak merampok majikan.
Polisi masih mendalami peran dua terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi pegawai ayam geprek di Bekasi. Jasad korban ditemukan dalam freezer.
PANIT 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah mengungkap fakta baru dalam pelarian FTJ, Warga Negara (WN) Irak yang menjadi tersangka pembunuhan DA, cucu Mpok Nori.
SUBDIT Resmob Polda Metro Jaya mengungkap kronologi lengkap kasus pembunuhan DA, cucu pelawak legendaris almarhumah Mpok Nori, yang dilakukan oleh suami sirinya, FTJ.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved