Headline

Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.

Geger Penemuan Mayat dalam Freezer di Kios Ayam Geprek Bekasi, Dua Motor Operasional Hilang

Basuki Eka Purnama
30/3/2026 03:13
Geger Penemuan Mayat dalam Freezer di Kios Ayam Geprek Bekasi, Dua Motor Operasional Hilang
Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan olah TKP penemuan mayat di kios Ayam Geprek Perumahan Mega Regency Blok D33, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Minggu (29/3)..(ANTARA/Pradita Kurniawan Syah)

WARGA Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, digemparkan dengan penemuan jenazah seorang pria di dalam mesin pembeku makanan (freezer). Korban ditemukan di sebuah kios ayam geprek Blok D33 pada Sabtu (28/3).

Korban diketahui bernama Pak Bedul, 45, seorang pekerja lepas di kios tersebut yang juga merangkap sebagai petugas keamanan ruko setempat. 

Kronologi Penemuan

Pemilik kios, AL, menjelaskan bahwa penemuan bermula saat ia mendatangi lokasi untuk mengecek kondisi ruko yang ditinggal pegawainya mudik Lebaran. Saat mengintip melalui celah pintu, ia melihat sesuatu yang mencurigakan di dalam mesin pendingin.

"Pas saya cek dan intip dari celah, saya lihat ada yang mencurigakan. Waktu freezer dibuka, ternyata korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalamnya," ujar AL, Minggu (29/3).

Terkejut dengan temuan tersebut, AL langsung melapor ke warga dan pihak kepolisian. Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Bekasi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Minggu (29/3) untuk menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Dua Pegawai tidak Bisa Dihubungi

Selain penemuan jenazah, AL mengungkapkan bahwa dua sepeda motor operasional milik kiosnya turut hilang. Ia juga mengaku kehilangan kontak dengan dua karyawan tetapnya yang masing-masing berusia 28 dan 24 tahun.

"Dua sepeda motor yang biasa digunakan oleh korban dan satu karyawan lain hilang. Itu motor operasional," kata AL.

Terkait hilangnya kendaraan dan keberadaan karyawannya, AL belum berani berspekulasi. 

"Karyawan (tetap) saya ada dua, tapi motor tidak di kios itu. Saya tidak tahu di mana, karyawan juga tidak bisa ditelepon, di-chat whatsapp juga ceklis satu," tambahnya.

Sosok Korban di Mata Warga

Kepergian Bedul meninggalkan duka mendalam bagi warga sekitar. Selama hidupnya, korban dikenal sebagai pribadi yang ramah dan ringan tangan. 

Ali, salah satu pedagang di sekitar lokasi, mengaku sangat kehilangan sosok yang sering bertegur sapa tersebut.

"Orangnya baik, sering mengobrol sama warga dan pedagang lain di sini," kenang Ali.

Elin, 42, warga lainnya, menyebutkan masih sempat melihat Bedul beraktivitas normal pada malam takbiran Idul Fitri. 

"Terakhir lihat malam takbiran, masih di depan kios," ujarnya.

Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan medis lebih lanjut guna mengungkap penyebab kematian. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya