Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan di dalam sebuah karung di Jalan Daan Mogot KM. 21, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, Banten, pada Selasa (22/4) pagi. Polres Metro Tangerang Kota pun langsung turun tangan dan menyelidiki penemuan tersebut.
"Polsek Batu Ceper mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa di Jalan Daan Mogot KM. 21, telah ditemukan jasad seorang pria di dalam karung yang ditemukan di dalam got," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Dari hasil pengecekan dan olah TKP awal, Zain menyebut ditemukan ada kekerasan pada bagian kepala dan tangan. Dia menduga ada tindak pidana terhadap korban tersebut
"Namun, kami memohon waktu untuk melakukan penyelidikan. Termasuk juga untuk memastikan penyebab kematian Mr X ini. Kami akan lakukan kegiatan autopsi bersama dengan kedokteran forensik," katanya.
Masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya seorang laki-laki berkisar umur 20-30 tahun, kata dia, bisa berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota, sehingga bisa dilakukan identifikasi mayat tersebut.
"Untuk ciri-cirinya nanti akan disampaikan karena kami sedang melakukan terus pendalaman," tandas Zain.
Jenazah langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk dilakukan autopsi.
MAYAT berjenis kelamin perempuan ditemukan di Kali Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar), pada Minggu (6/4). Polisi turun tangan melakukan penyelidikan.
DUA mayat perempuan ditemukan di sungai dalam seminggu terakhir, Mayat pertama ditemukan warga pada Selasa (1/4) siang, di Sungai Code, Bantul, Mayat kedua ditemukan warga di Sungai Progo
Saat ini kasus tersebut tengah ditangani Polsek Sawah Besar.
tengah menelusuri penyebab tewasnya purnawirawan TNI berinisial HO. HO ditemukan tidak bernyawa di Dermaga Marunda, Jakarta Utara, pekan lalu.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Reonald memandang KUHAP baru malah lebih melindungi hak asasi manusia (HAM), baik korban, tersangka, dan saksi.
Menurut Anang, perbedaan ini bukan masalah serius. Penyesuaian juga diyakini tidak akan lama.
Pelaku ditembak karena melawan petugas saat pengembangan kasus. Satu pelaku lain masih buron.
Jika selama ini praperadilan identik dengan pengujian sah atau tidaknya penangkapan dan penahanan, kini ruang lingkupnya menjangkau efektivitas penanganan laporan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved