Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya masih mengusut secara intensif kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap AH (39), pegawai kedai ayam geprek di Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dua terduga pelaku yang telah ditangkap kini diperiksa mendalam untuk mengungkap peran masing-masing.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan penyidik masih menelusuri kronologi lengkap, termasuk keterlibatan pelaku, rangkaian kejadian, hingga dugaan upaya menghilangkan jejak.
“Penyidik mendalami peran masing-masing pelaku, mulai dari saat kejadian hingga upaya pascakejahatan,” kata Budi, Senin (30/3).
Dua terduga pelaku berinisial DS alias A dan S ditangkap pada Minggu (29/3) sekitar pukul 09.30 WIB di Desa Sindang Panji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka.
Polisi mengedepankan metode scientific crime investigation dalam penanganan kasus ini. Sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari pemeriksaan saksi, pendalaman keterangan pelaku, autopsi korban, hingga uji laboratorium forensik.
Selain itu, penyidik masih memburu bagian tubuh korban yang belum ditemukan guna memperkuat pembuktian dan kepentingan forensik.
“Kami minta masyarakat memberi ruang bagi penyidik bekerja maksimal. Fakta akan dibuka bertahap berdasarkan alat bukti dan temuan forensik,” ujar Budi.
Kasus ini terungkap setelah warga Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Serang Baru, digegerkan penemuan jasad di dalam freezer pada Sabtu (28/3).
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan tanpa tangan dan kaki di sebuah kedai ayam geprek Blok D33. Ia diketahui bekerja di kios tersebut dan akrab disapa Pak Bedul.
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sebelumnya memastikan dua terduga pelaku telah diamankan, namun polisi masih mendalami motif dan kronologi lengkap pembunuhan tersebut. (Z-10)
POLDA Bali terus melakukan penyidikan terhadap kasus penculikan yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) asal Ukraina berinisial IK (28).
Sebagian besar jenazah Palestina menunjukkan tanda penyiksaan yang jelas, termasuk lubang peluru yang ditembakkan dari jarak dekat, memar, dan tanda-tanda mutilasi.
Para arkeolog menganalisis tulang belulang 82 orang yang dikuburkan ke dalam lubang-lubang antara tahun 4300 hingga 4150 sebelum masehi (SM) di Prancis Timur Laut.
Femisida adalah pembunuhan terhadap perempuan dan anak perempuan yang disengaja karena faktor gendernya.
DIREKTORAT Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur (Jatim) menangkap pelaku mutilasi mayat wanita dalam koper bernama Uswatun Khasananh, yang ditemukan di Ngawi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved