Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menyediakan layanan pemakaman gratis di 82 Taman Pemakaman Umum (TPU) yang tersebar di wilayah Jakarta. Langkah ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan pelayanan pemakaman yang layak, transparan, dan bebas pungutan liar (pungli).
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta, M. Fajar Sauri, menyatakan bahwa program ini adalah bentuk kehadiran pemerintah bagi warga yang tengah berduka. Fasilitas cuma-cuma ini mencakup pengurusan Izin Penggunaan Tanah Makam (IPTM) untuk makam baru maupun tumpang, serta layanan mobil jenazah.
Selain administrasi, Pemprov DKI juga menyediakan fasilitas pemulasaraan jenazah, petugas pemandian, hingga sarana di lokasi TPU seperti tenda, kursi, dan sistem pengeras suara.
Seluruh proses penggalian dan penutupan makam dilakukan oleh petugas Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) tanpa biaya tambahan bagi ahli waris.
Warga yang membutuhkan layanan mobil jenazah dapat menghubungi hotline resmi di nomor berikut:
Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini wajib melengkapi persyaratan administratif sebagai berikut:
Guna mempermudah proses, pengurusan IPTM kini dapat dilakukan secara daring melalui sistem Jakarta Evolution (JAKEVO) di laman jakevo.jakarta.go.id atau melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI).
Fajar mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan uang tip atau gratifikasi kepada petugas di lapangan. Jika ditemukan praktik pungli, warga dapat melapor melalui Hotline Pelayanan Pertamanan di nomor 0858-9000-9132 atau melalui kanal media sosial resmi @tamanhutandki. (Z-10)
Pemprov DKI Jakarta memastikan layanan pemakaman di 82 TPU kini sepenuhnya gratis guna meringankan beban warga sekaligus menghapus praktik pungli.
TPU Semper masih terendam banjir hampir sepekan. Peziarah mengeluh akses ziarah terganggu menjelang Ramadan.
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
Petugas menemukan fakta mencengangkan terkait pemanfaatan lahan makam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved