Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Cegah Prostitusi, Pemkot Pasang Lampu Tembak dan Perketat Patroli di Taman Cawang

Media Indonesia
27/2/2026 16:25
Cegah Prostitusi, Pemkot Pasang Lampu Tembak dan Perketat Patroli di Taman Cawang
Jajaran Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur bersama personel lainnya menutup permanen dua titik akses masuk Taman Kota di kawasan Cawang, Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (27/2/2026).(ANTARA/Siti Nurhaliza)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Jakarta Timur mengambil langkah tegas untuk membersihkan Taman Kota Cawang, Kebon Pala, Makasar, dari dugaan praktik prostitusi dan aktivitas negatif lainnya. Dua lampu tembak dipasang di area tersebut guna memastikan seluruh sudut taman terpantau jelas saat malam hari.

"Dari teman-teman Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur akan menambah penerangan di Taman Kota Cawang dengan memasang dua lampu tembak," ujar Camat Makasar, Dimas Prayudi, dikutip dari Antara, Jumat (27/2).

Langkah ini diambil menyusul keresahan masyarakat terkait penyalahgunaan fungsi taman. Kurangnya cahaya selama ini diduga dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aktivitas menyimpang di ruang terbuka hijau tersebut.

“Penerangan kita tambah supaya aktivitas dalam taman bisa terlihat dari luar. Dengan dua lampu tembak ini, area yang sebelumnya gelap menjadi lebih terang,” jelas Dimas.

Selain memperkuat pencahayaan, pemerintah juga melakukan penataan fisik dengan menutup titik-titik rawan. Bekerja sama dengan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, dua akses masuk ilegal telah ditutup melalui pengecoran permanen.

Tak hanya itu, pagar yang berbatasan langsung dengan jalan tol juga diperkuat. Akses ilegal di sisi pagar tersebut kini telah dilas permanen agar tidak lagi bisa digunakan sebagai jalur masuk tidak resmi oleh warga maupun oknum luar.

Pengawasan di lapangan pun kini diperketat. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama unsur TNI dan Polri (Tiga Pilar) rutin menggelar operasi malam mulai pukul 21.00 WIB.

Langkah preventif ini diperkuat oleh temuan petugas di lapangan sebelumnya. Di area taman, petugas menemukan sejumlah alat kontrasepsi dan botol sisa minuman keras (miras) yang berserakan. Meski belum dipastikan siapa pelakunya, temuan ini memperkuat dugaan adanya aktivitas yang melanggar norma di ruang publik tersebut.

Viral di Media Sosial

Kondisi Taman Kota Cawang ini sempat menjadi sorotan setelah unggahan akun Instagram @ijoel viral. Video tersebut memperlihatkan sekumpulan remaja laki-laki yang menyelinap masuk ke dalam taman melalui pinggiran pagar pada dini hari.

"Di taman sini sering jadi tempat kumpul cowo-cowo entah cowo bagaimana, saya tidak tau indikasinya mereka apa, setiap malam di atas jam 01.00 WIB pagi, mereka kumpul terus masuk ke taman entah ngapain sampai jam 02.00 pagi," ucap perekam video dalam unggahan tersebut. (Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya