Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JAKARTA menduduki peringkat ke-30 kota termacet di dunia tahun 2023, naik satu peringkat dibanding sebelumnya yang ada di urutan ke-29 di dunia.
Meski posisinya turun, menurut TomTom Traffic Index lalu lintas Jakarta sepanjang 2023 justru makin macet.
TomTom Traffic Index mencatat, untuk perjalanan 10 km di Jakarta membutuhkan waktu rata-rata 23 menit dan 20 detik. Padahal, tahun 2022 terdata untuk perjalanan 10 km waktu rata-rata yang dibutuhkan adalah 22 menit 40 detik.
Baca juga : Polda Metro Jaya belum Temukan Formula Atasi Kemacetan di Jakarta
Dalam merespons membaiknya peringkat kemacetan di Jakarta, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menegaskan akan terus mengupayakan berbagai strategi guna mengurangi kemacetan di Jakarta .
Syafrin menjelaskan, angkutan umum di Jakarta terus dikembangkan seperti pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Bundaran HI-Kota. Pembangunan CP 201 (Stasiun Thamrin dan Monas) Fase 2A MRT Jakarta telah mencapai 67,26%.
Baca juga : APBD DKI 2024 Disahkan, DPRD Minta Anggaran Penanganan Macet Tepat Sasaran
Dikatakannya, Fase 2A MRT Jakarta akan menghubungkan Stasiun Bundaran HI hingga Kota sepanjang sekitar 5,8 kilometer dan terdiri dari tujuh stasiun bawah tanah, yaitu Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota.
Fase 2A tersebut dibagi menjadi dua segmen, yaitu segmen satu Bundaran HI—Harmoni yang ditargetkan selesai pada 2027, dan segmen dua Harmoni—Kota yang ditargetkan selesai pada 2029.
Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga telah memulai pembangunan LRT Jakarta Fase 1B dari Velodrome ke Manggarai. Nantinya akan ada 5 stasiun baru yang akan beroperasi. Ditargetkan pada 2024, LRT Jakarta dapat melakukan uji teknis hingga Stasiun Pemuda Rawamangun. Kemudian, ditargetkan pembangunan LRT Jakarta hingga Manggarai selesai pada 2026 mendatang.
"Secara keseluruhan tentu untuk Jakarta kita ada pembangunan yang masif, MRT sudah dimulai, kemudian LRT juga dimulai, dan juga PSN lainnya, proyek strategis nasional lainnya yang ada di Jakarta," jelas Syafrin di Balai Kota, Senin (15/1).
Selain itu, tahun lalu, Dishub DKI menutup 31 putar bali (U-turn) serta menerapkan sistem satu arah di tujuh ruas jalan untuk mengurangi kemacetan.
"Juga ada operasional 20 traffic light yang sudah menerapkan Intelligent Transport System. Tentu perbaikannya ada dan kita harapkan ke depan tahun ini semakin masif lagi perbaikan-perbaikan kinerja lalin," tutur Syafrin.
Berdasarkan catatan TomTom, waktu paling macet di Jakarta terjadi pada 9 Maret 2023. Pengendara harus menempuh 30 menit 10 detik untuk berkendara 10 km.
Selama setahun, warga Jakarta membuang 117 jam atau setara 4 hari 21 jam karena berkendara saat macet. Angka itu lebih lama 10 jam 21 menit dibanding tahun 2022.
"Meningkatnya biaya bahan bakar dan konsumsi bahan bakar akibat waktu perjalanan yang lebih lama, jelas berdampak pada anggaran pengendara yang harus menggunakan mobilnya setiap hari untuk berangkat kerja. Di lebih dari 60% dari 351 kota tempat TomTom mengumpulkan harga bahan bakar, rata-rata anggaran bahan bakar meningkat sebesar 15% atau lebih antara tahun 2021 dan 2023. Peningkatan konsumsi ini secara alami berdampak langsung pada rata-rata emisi CO2 per kendaraan," sebut TomTom dalam siaran persnya.
Milan menjadi kota Asia Tenggara termacet menurut TomTom Index dengan berada di peringkat ke-9. (Z-4)
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
Peneliti Core Indonesia, Eliza Mardian, menyarankan agar pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) demi melindungi konsumen akhir.
Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per Juli 2025 menunjukkan bahwa pertumbuhan tabungan masyarakat dengan nominal di bawah Rp100 juta hanya mencapai 4,76% (yoy).
Hasil survei nasional ungkap tantangan dan rumuskan arah kebijakan baru.
Usaha keluarga merupakan fondasi ekonomi Asia, dengan 85% perusahaan di kawasan Asia Pasifik dimiliki oleh keluarga, bersama UKM yang mencakup 97% bisnis di kawasan.
Berdasarkan survei, mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Polri dan berharap dapat menjadi simbol supremasi sipil.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved