Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Patroli Perintis Presisi (TPPP) Polres Metro Jakarta Selatan menindak para remaja yang sedang berkumpul di wilayah Jalan Bahagia, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (19/11). Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan tembakau sintetis dari salah seorang pemuda.
Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Selatan AKB Rosa Witarsa mengatakan yang ditangkap berinisial RM.
"(Saat) patroli di Jalan Bahagia, Lebak Bulus menemukan beberapa pemuda sedang nongkrong, dan TPPP langsung melakukan pemeriksaan dari salah satu dompet pemuda tersebut ditemukan satu paket tembakau sintetis (sinte)," kata Rosa saat dihubungi, Senin (20/11).
Baca juga:
> Darurat Kesehatan Jiwa untuk Anak dan Remaja Jadi Sorotan
> Polri Pastikan Netral pada Pemilu 2024
Lebih lanjut, tim kemudian bergerak ke wilayah Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Di lokasi kedua, ditangkap 9 remaja yang diduga hendak tawuran. Barang bukti berupa stik golf dan bendera komunitas telah disita.
Selanjutnya, para remaja itu dan barang bukti dibawa ke Polsek Jagakarsa untuk dilakukan proses lebih lanjut. (Z-6)
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan merekrut 101 atlet SEA Games.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Reonald memandang KUHAP baru malah lebih melindungi hak asasi manusia (HAM), baik korban, tersangka, dan saksi.
Menurut Anang, perbedaan ini bukan masalah serius. Penyesuaian juga diyakini tidak akan lama.
Pelaku ditembak karena melawan petugas saat pengembangan kasus. Satu pelaku lain masih buron.
Jasad korban ditemukan oleh petugas gabungan di Kali Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu (18/1) sore.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Dunia pernikahan menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kompleks, seperti kemampuan mengelola konflik dan tanggung jawab rumah tangga yang besar.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
REMAJA dan anak-anak sekarang dinilai lebih rentan terhadap paparan paham radikal di ruang digital. Kondisi ini dinilai berbahaya karena kelompok usia tersebut dalam fase pencarian jati diri.
Banyak yang mengira masa remaja adalah fase pertumbuhan tercepat manusia. Ternyata, bayi tumbuh jauh lebih pesat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved