Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) bertanya-tanya apakah Juli 2023 dana sudah cair? Bagaimana mengeceknya?
Dana KJP Plus Juli 2023 hanya akan disalurkan ke rekening siswa yang telah ditetapkan sebagai penerima KJP Plus tahap 2023. Untuk informasi lebih lanjut berikut selengkapnya.
Apa itu KJP dan Siapa Penerimanya?
Baca juga: DPRD akan Panggil Bank DKI Terkait KJP
KJP atau Kartu Jakarta Pintar Plus merupakan kartu akses pendidikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang pertama kali dikeluarkan saat kepemimpinan Joko Widodo. Di era kepemimpinan Basuki Tjahaya Purnama, KJP dioptimalkan menjadi KJP Plus.
KJP merupakan program keringanan pendidikan yang bersumber dari dana bantuan APBD DKI Jakarta. Bantuan itu untuk masyarakat ibu kota yang tidak mampu agar bisa mengenyam pendidikan minimal sampai dengan tamat SMA/SMK.
Baca juga: Disdik DKI Saring Penerima KJP, Keluarga Mampu Akan Dicoret
KJP Plus digunakan untuk membeli kebutuhan terkait dengan kebutuhan-kebutuhan sekolah seperti, seragam, topi, dasi, sepatu sekolah, tas sekolah dan lain-lain.
Program KJP Plus bulan Juli 2023 masuk dalam penyaluran tahap 1 tahun 2023. Program tersebut berlangsung selama satu semester, Mei - Oktober tahun ini.
Pemprov DKI Jakarta melalui Disdik DKI menetapkan daftar penerima KJP Plus tahap 1 tahun 2023, setelah melakukan evaluasi dari data penyaluran periode tahap 2 tahun 2022 yang juga berlangsung selama enam bulan, mulai November 2022 sampai April 2023.
Dari data di atas, tergambar penyaluran KJP Plus yang disajikan sebelumnya, KJP Plus bulan Juli 2023 diprediksi akan cair secara bertahap. Kemungkinan itu berdasarkan data pencairan dana bansos pendidikan itu pada periode Mei dan Juni lalu.
Kalau dana KJP Plus bulan Juli 2023 cair bertahap, hal itu mengulangi pola yang berjalan pada penyaluran bulan yang sama tahun lalu.
Apabila nama yang Anda masukkan terdaftar sebagai penerima KJP Plus 2023, keterangan yang menyatakan nama tersebut telah terdaftar sebagai penerima akan muncul. (Z-3
Keputusan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terhadap pendidikan warganya.
Pengurangan DBH sebesar Rp15 triliun mengakibatkan proyeksi RAPBD TA 2026 DKI Jakarta ditaksir turun dari Rp95 triliun menjadi Rp79 triliun.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung meluncurkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Try Out bagi siswa kelas XII di Jakarta Timur, Selasa (21/10).
Pramono memutuskan akan melakukan efisiensi anggaran dari program-program kerja Pemprov DKI yang bakal berjalan tahun depan.
Fraksi Golkar berpandangan, keberlanjutan KJP Plus dan KJMU tetap penting, tetapi kualitas program perlu ditingkatkan melalui empat langkah.
Penerima KJP Plus dan KJMU yang terbukti melakukan tindak pidana berupa perusakan atau tindakan anarkis lainnya, maka yang bersangkutan akan mendapatkan konsekuensi.
Dengan ketersediaan dana tersebut, seharusnya dampak banjir dapat diminimalisasi melalui persiapan yang lebih matang.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan anggaran Rp100 miliar yang digelontorkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bukan hanya untuk pembongkaran tiang monorel Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memangkas anggaran subsidi Transjakarta hingga Rp1,1 triliun pada 2026 seiring turunnya total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membongkar tiang-tiang monorel Jakarta milik PT Adhi Karya yang mangkrak di kawasan Kuningan, tepatnya di Jalan Rasuna Said sisi timur.
Pemprov DKI melakukan mitigasi untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem, mulai dari pemantauan intensif BMKG hingga kesiapan infrastruktur pengendali banjir
Selain DBD, Rano juga menyoroti masih tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Jakarta. DKI Jakarta masih berada di peringkat delapan nasional untuk kasus TBC.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved