Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
POLSEK Metro Penjaringan, Polres Metro Jakarta Utara, menambah satu orang terperiksa yang dimintai keterangannya, Kamis (5/1), terkait peristiwa pembakaran orang hidup-hidup di bantaran Kali Angke, Pejagalan, pada Rabu (4/1) malam.
Penjabat sementara Kepala Seksi Humas Polsek Metro Penjaringan Iptu Susanto, Kamis, mengatakan status terperiksa sampai saat ini masih sebagai saksi dan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.
"Total saksi yang sedang dibuatkan Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) oleh penyelidik bertambah satu orang, sehingga total terperiksa menjadi lima orang," kata Susanto di Markas Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis.
Susanto mengatakan tersangka pembakar dua orang korban, yakni pria berinisial S, 40 dan wanita berinisial D, 39, di Jalan Fajar Aladin, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu malam, masih dalam pengejaran.
"Ya mudah-mudahan (pelaku) belum ke mana-mana, biar gampang kami amankan," kata dia.
Susanto tak menampik adanya dugaan tersangka pembakaran kedua korban tersebut merupakan teman dekat salah seorang korban berinisial D.
"Bisa jadi (teman dekat korban D), bisa juga enggak. Kan kita menerapkan asas praduga tak bersalah," kata Susanto.
Lebih lanjut, menurut Susanto, saksi yang diperiksa terakhir berada di tempat kejadian perkara saat kejadian. Namun inisial namanya masih belum bisa diungkap lebih lanjut sebelum proses BAP selesai.
Menurut Susanto, korban sempat disiram dengan bensin oleh pelaku sebelum dibakar. Keterangan tersebut disampaikan salah seorang penyelidik berdasarkan hasil pemeriksaan baju korban oleh personel Polsek Metro Penjaringan.
Baca juga: Polisi Buru Pelaku yang Bakar Pejalan Kaki hingga Tewas
"Sebelum dibakar, disiram menggunakan bensin," kata Susanto.
Motif pelaku hingga kini masih diselidiki. Menurut Susanto, pihaknya turut dibantu personel gabungan Polres Metro Jakarta Utara dan Polda Metro Jaya untuk pengungkapan kasus ini.
"Nanti kalau ada perkembangan lebih lanjut pasti kami kabari ke rekan-rekan semuanya," kata Susanto.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKB Febri Isman Jaya mengatakan ada dua orang korban yang dibakar hidup-hidup di bantaran Kali Angke, Pejagalan, Penjaringan, sekitar pukul 19.00 WIB, Rabu malam.
"Tadi kurang lebih sekitar jam 19.00 WIB. Jadi pasangan ini berdua berjalan di pinggiran kali tiba-tiba ada pelaku datang menyiramkan bensin ke salah satu korban," terang Febri kepada wartawan di lokasi
kejadian, Rabu malam.
Usai terbakar, lanjut Febri, korban S menceburkan diri ke Kali Fajar Angke. Usai insiden tersebut, S langsung tewas di lokasi kejadian.
Namun, Febri belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian S karena luka bakar atau tenggelam di sungai. Karenanya, dia masih menunggu hasil autopsi dari RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Sementara korban D, mengalami luka bakar pada bagian tangan kiri. D masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Duta Indah akibat insiden pembakaran.
Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pembakaran tersebut. (Ant/OL-16)
Komisaris Besar Polisi Sumarni, yang merupakan istri dari Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK Brigjen Pol. Asep Guntur Rahayu, kini resmi menjabat sebagai Kapolres Metro Bekasi.
kultur kekerasan yang masih melekat dalam tubuh Kepolisian menunjukkan bahwa reformasi kepolisian pasca-pemisahan dari ABRI belum berjalan tuntas.
Pelaku mendatangi rumah korban dan menawarkan program investasi bank bernama Get Reward.
Korlantas Polri merilis daftar Polres di seluruh Indonesia yang mulai 1 Desember 2025 melayani penerbitan dan perpanjangan surat izin mengemudi atau SIM digital SINAR
Warga agar lebih waspada terhadap potensi kejahatan dan peristiwa keamanan lainnya seperti aksi tawur, penyalahgunaan narkoba, dan insiden kebakaran.
Pembangunan pelabuhan KCN masih berlangsung secara bertahap dan ditargetkan rampung pada 2026.
Kepolisian terus bergerak menelusuri setiap petunjuk terkait keberadaan tersangka AJ.
Korban yang sedang berdiri di dalam bus awalnya mengira cairan yang mengenai pakaian bagian belakangnya berasal dari pendingin udara (AC).
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Proses distribusi dilakukan secara terukur agar bantuan tepat sasaran sesuai dengan eskalasi kebutuhan di setiap lokasi.
Dua dari tiga korban merupakan pasangan suami istri berinisial HW, 54, dan NJ, 49.
Genangan banjir masih terjadi di enam Rukun Tetangga (RT) di wilayah Jakarta Utara hingga Selasa siang, sebagai dampak hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Senin (12/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved