Headline

Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.

Perkuat Keamanan Ramadan, Polres Jakut Bangun Pos Pantau Gabungan Cegah Tawuran

Golda Eksa
26/2/2026 18:37
Perkuat Keamanan Ramadan, Polres Jakut Bangun Pos Pantau Gabungan Cegah Tawuran
Ilustrasi .(Antara)

POLRES Metro Jakarta Utara mengajak seluruh pemangku kepentingan dan elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam mencegah aksi tawuran selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah pesisir Jakarta.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendriz, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektoral sangat krusial mengingat dampak tawuran yang kerap menimbulkan korban jiwa.

“Aksi tawuran yang terjadi menyebabkan korban mengalami luka berat bahkan ada yang meninggal dunia. Ini tentu harus kita antisipasi bersama,” ujar Erick di Jakarta, Kamis (26/2).

Sebagai langkah konkret, pihak kepolisian akan membangun pos-pos pemantauan di seluruh titik rawan serta wilayah perbatasan. Pos pantau tersebut akan diisi oleh personel gabungan dari TNI, Polri, Pemerintah Kota, hingga unsur masyarakat seperti FKDM dan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK).

“Pos pantau yang tentunya diisi oleh berbagai elemen yang ada tidak hanya Polri, tidak hanya TNI tapi semuanya ikut terlibat dalam menjaga keamanan bersama sepanjang malam,” tuturnya.

Pengawasan Jam Rawan
Erick meminta agar pos-pos tersebut disiagakan secara maksimal, terutama pada jam-jam rawan tawuran, yakni mulai pukul 22.00 WIB hingga waktu subuh. Ia juga memberikan imbauan khusus bagi para remaja yang kerap beraktivitas di malam hari.

“Kami juga mengimbau remaja yang berolahraga pada malam hari agar dapat menjaga kondisi mereka dengan tertib dan tidak menjadi pemicu tawuran,” tambah Erick.

Upaya ini diperkuat dengan pengerahan 1.109 personel gabungan dalam Apel Siaga Kamtibmas Forkopimko. Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat, menyatakan bahwa apel tersebut bertujuan menyiapkan seluruh sarana dan prasarana keamanan.

“Apel ini dalam rangka menyiapkan diri dan seluruh personel sarana dan prasarana untuk menjaga keamanan dan ketertiban warga di Jakarta Utara,” kata Hendra.

Peran Krusial Orangtua
Selain pengamanan di lapangan, Hendra Hidayat menekankan pentingnya benteng pertahanan dari lingkungan keluarga. Ia meminta para orangtua untuk lebih ketat mengawasi aktivitas anak-anak mereka agar tidak terjerumus dalam tindak kriminal.

“Kami tidak pernah berhenti mengajak para orangtua untuk menjaga anak mereka dengan baik agar tidak terlibat aksi tawuran,” tegas Hendra, Sabtu (21/2).

Pemkot Jakarta Utara juga telah menginstruksikan jajaran hingga tingkat kelurahan untuk bergerak serentak. Hendra berharap pengawasan dilakukan secara persuasif namun tegas demi kenyamanan ibadah di bulan Ramadan.

“Kami tak bosan mengajak orang tua menjaga anak mereka masing-masing, jika belum pulang dicari dan jika sudah malam anak harusnya sudah berada di rumah tidak keluyuran,” pungkasnya. (Ant/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya