Minggu 06 November 2022, 14:07 WIB

Pemprov DKI Gunakan Drone untuk Awasi Buang Sampah Sembarangan

Mohamad Farhan Zhuhri | Megapolitan
Pemprov DKI Gunakan Drone untuk Awasi Buang Sampah Sembarangan

Ist/Pemprov DKI
Pemprov DKI Jakarta menggunakan drone salah satunya untuk mengawasi pelaku pembuang samppah sembarang saat Car Free Day.

 

DINAS Lingkungan Hidup DKI Jakarta bersama Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI menggelar Operasi Tangkap Tangkap (OTT) secara konvensional dengan membuka posko dan menggunakan drone terhadap pelanggar yang membuang sampah sembarangan di Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) Sudirman Thamrin, Minggu (6/11).

Kadin LH DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan hal tersebut untuk menindak pelanggan yang membuang sampah sembarangan pada Car Free Day (CFD) di beberapa titik di Jakarta.

“Kita juga menggunakan drone untuk menindak pelanggar yang membuang sampah sembarangan. Setelah dilaksanakan OTT pada hari ini terdapat 15 pelanggar yang dikenakan denda uang paksa dengan total denda Rp 710.000 dan 4 pelanggar yang dijatuhi sanksi sosial melakukan pungut sampah di lokasi," kata Asep dalam keterangan resmi, Minggu (6/11).

Posko penindakan HBKB tingkat provinsi di Sudirman-Thamrin digelar di 7 lokasi yaitu, depan Gedung Jaya, Jalan Sumenep, depan Hotel Indonesia Kempinski, Fly Over Patung Sudirman, depan Gedung Chase Plaza, Gedung CIMB, dan Mall FX Sudirman. Sebanyak 194 petugas pengawas dikerahkan.

Baca juga: Hujan Lebat Akibatkan 15 RT dan 10 Ruas Jalan di Jakarta Banjir

“Kegiatan ini akan secara rutin dilaksanakan ke depannya sesuai arahan Bapak Pj Gubernur DKI Jakarta untuk menciptakan kebersihan lingkungan di Jakarta dan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi dampak musim hujan,” lanjut Asep.

Selain OTT menggunakan drone dilaksanakan pada HBKB Tingkat Provinsi di Sudirman Thamrin, masing-masing Suku Dinas Lingkungan Hidup Bersama Sudin Kominfotik dan Satpol PP kota administrasi di 5 wilayah se-DKI Jakarta juga melaksanakan penindakan di HBKB tingkat kota administrasi dan lokasi-lokasi rawan terjadinya aktivitas warga yang membuang sampah sembarangan.

OTT ini menggunakan dasar hukum Perda No. 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah, bahwa Gubernur dapat memberikan sanksi administratif berupa uang paksa kepada setiap orang yang dengan sengaja atau terbukti membuang, menumpuk sampah dan/atau bangkai binatang ke sungai/kali/kanal, waduk, situ, saluran air limbah, jalan, taman, atau tempat umum dan dikenakan uang paksa paling banyak Rp 500.000. (Far/OL-09)

Baca Juga

Antara/Fauzan

Wali Kota Jakpus Siap Tindak Parkir Liar

👤 Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 06 Desember 2022, 19:25 WIB
WALI Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma siap menjalankan arahan Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono soal penindakan parkir...
Antara

MRT Jakarta: Sulit Kembalikan Jumlah Penumpang Seperti Sebelum Pandemi

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 06 Desember 2022, 18:04 WIB
Meskipun kasus covid-19 di sudah mereda, namun kebijakan WFH masih diterapkan oleh sejumlah perusahaan, khususnya yang berkantor di...
dok.ant

Hujan Deras Bikin Ruas Jalan di Kota Depok jadi Genangan

👤Kisar Rajagukguk 🕔Selasa 06 Desember 2022, 17:27 WIB
BANJIR melanda Jalan Jambore, Kelurahan Harjamukti, Kec. Cimanggis, Kota Depok hari ini. Akibat saluran drainase yang tersumbat oleh timbun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya