Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANA tugas (Plt) Wali Kota Bekasi Tri Adhianto hari ini secara resmi meluncurkan sebanyak 104 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) milik PLN yang akan disebar pada berbagai titik pusat perbelanjaan maupun stasiun di Kota Bekasi.
Tri mengatakan SPKLU merupakan peluang bisnis yang harus dimanfaatkan oleh produsen dalam negeri. Pemerintah telah mengeluarkan regulasi terkait infrastruktur pengisian listrik untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang memberikan kemudahan pada investasi SPKLU.
"SPKLU yang baru saja hari ini diluncurkan akan disebar pada sejumlah titik pusat perbelanjaan atau stasiun di Kota Bekasi. Sebanyak 104 SPKLU yang nantinya akan tersedia," kata Tri usai peluncuran SPKLU di Kantor PLN Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (27/10).
Ia menjelaskan, pihaknya terus mendorong dan mempercepat pembangunan SPKLU. Sejauh ini, pihak PLN Kota Bekasi sudah menyiapkan tempat pengisian kendaraan listrik di berbagai titik di Kota Bekasi.
Perkembangan yang semakin maju di era saat ini dengan menggunakan transportasi listrik menunjukkan percepatan pertumbuhan ekonomi yang meroket nantinya.
Baca juga: Gelar Bakti Sosial, Rano Karno: Cerminkan Nilai Gotong Royong
"Dengan PLN Kota Bekasi yang terus menyebarkan pengisian listrik di berbagai titik Kota Bekasi akan menjadikan masyarakat yang sudah mempunyai transportasi kendaraan listrik akan semakin mudah untuk pengisian mobil atau motornya. Tentu ini salah satu bagian pelayanan Pemkot Bekasi untuk masyarakat dalam penggunaan transportasi listrik," jelasnya.
Ia mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi kegiatan peresmian peluncuran SPKLU dengan penempatan 104 pengisan listrik di Kota Bekasi. Diketahui SPKLU saat ini hanya ada di Stasiun Bekasi Timur. Adapun PLN akan terus menempatkan SPKLU agar masyarakat semakin mudah dalam pengisian mobil atau motor listrik di Kota Bekasi.
Ia menambahkan, pihaknya akan mendorong pemakaian teknologi yang berkembang pada era digial yang bersumber dari energi listrik. Selain itu, juga mendorong dan mendukung kesiapan pemerintah mengenai transportasi kendaraan listrik dan menyiapkan tempat atau titik-titik mana yang akan disediakan SPKLU di Kota Bekasi.
Pada kesempatan itu, Tri juga sempat mencoba kendaraan mobil listrik. Dia merasakan bagaimana berkendara tanpa adanya suara mesin yang berisik. Mobil dengan sumber energi listrik mampu menempuh kecepatan 160 Km per jam namun masih terkendala keterbatasan pengisian listrik di berbagai lokasi.
"Ternyata begini ya ngendarain mobil listrik. Sama sekali gak ada suaranya. Semua bersifat elektronik. Pada era yang begitu maju ini, kita harus siap mengikuti perkembangan zaman yang nantinya akan bersumber dari energi listrik," pungkasnya. (OL-16)
Sejumlah warga yang merupakan penghuni belasan rumah itu sempat terlibat bentrok dengan puluhan petugas gabungan yang dikerahkan.
Meski demikian, masyarakat tetap diperbolehkan merayakan malam tahun baru, tetapi dianjurkan tidak melakukannya secara berlebihan.
Dana yang digelontorkan untuk mendukung administrasi kesekretariatan hingga fasilitas kegiatan lingkungan itu langsung dikebut pencairannya oleh para ketua RW.
Pembangunan dan pengoperasian puskesmas ini merupakan perwujudan kehadiran pemerintah dalam menjamin layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah diakses warga.
Pameran Dagang Lokal yang menjadi agenda pembuka menghadirkan berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kota Bekasi.
Informasi yang sudah lama bisa dimunculkan kembali dan menimbulkan persepsi negatif terhadap pemerintah maupun lembaga pendidikan
Di Kabupaten Karawang dampak banjir cukup luas, yakni melanda 12 kecamatan dan 23 desa, dengan total 3.932 kepala keluarga terdampak.
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved