Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan kembali melakukan aksi pemadaman lampu pada Sabtu (2/7), dalam rangka aksi hemat energi dan pengurangan emisi karbon di Provinsi DKI Jakarta.
Aksi pemadaman lampu ini berlangsung selama satu jam, tepatnya dari pukul 20.30-21.30 WIB. Lokasi pemadaman lampu diterapkan di seluruh bangunan atau gedung kantor Pemprov DKI Jakarta, terkecuali rumah sakit, puskesmas dan klinik, jalan protokol dan jalan arteri di lima wilayah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan pemadaman lampu juga dilakukan di tujuh simbol kota Jakarta yang terdiri dari Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Monas dan air mancurnya, Patung Arjuna Wiwaha, Bundaran Hotel lndonesia(HI), Patung Pemuda beserta air mancurnya, Patung Pahlawan dan Patung Jenderal Sudirman.
“Beberapa gedung milik swasta, gedung komersial, pusat perbelanjaan, restoran, hotel dan apartemen juga melakukan pemadaman,” ungkap Asep, Jumat (1/7).
Asep menjelaskan, aksi pemadaman lampu selama satu jam ini sebagai tindak lanjut implementasi lnstruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pemadaman Lampu Dalam Rangka Aksi Hemat Energi dan Pengurangan Emisi Karbon.
Baca juga: Aksi Pemadaman Lampu Serentak di 30 Kota
Aksi pemadaman lampu bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penghematan energi, ekonomi serta penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Dari hasil perhitungan PLN, setelah dilakukannya pemadaman lampu, ternyata dapat memengaruhi tiga hal tersebut.
“Aksi pemadaman lampu selama satu jam dalam rangka memberikan pesan edukasi agar meningkatkan kesadaran masyarakat menghemat energi dan menjadikan Jakarta lebih lestari,” ungkapnya.
Jakarta Pusat yakni Jalan Sudirman (Dukuh Atas sampai dengan Jalan Gedung Sampurna Strategic), Jalan Thamrin; seputaran Jalan Merdeka kecuali Jalan Medan Merdeka Utara depan Istana Presiden), Jalan Gerbang Pemuda - Jalan Asia Afrika, Halaman Kantor Balai Kota, Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.
Jakarta Utara yakni Jalan Yos Sudarso, Jalan Perintis Kemerdekaan dan Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Utara.
Jakarta Barat yakni Jalan Daan Mogot, Jalan Kembangan Raya dan Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Barat.
Jakarta Selatan yakni Jalan Prapanca Raya, Jalan Rasuna Said, Jalan Sudirman (Gedung Sampurna Strategic sampai dengan patung Pemuda) dan Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.
Jakarta Timur yakni Jalan Dr. Sumarno, Jalan Raden Inten dan Komplek Kantor Wali Kota Jakarta Timur.(OL-5)
Gubernur Pramono Anung menerbitkan surat edaran agar warga DKI Jakarta melapor ke RT/RW atau kelurahan sebelum mudik Lebaran.
Penataan ini mencakup perbaikan badan jalan, trotoar, hingga sistem drainase guna mengantisipasi genangan air.
Strategi ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk meminimalisasi risiko banjir dan titik genangan yang sering mengganggu mobilitas warga saat puncak musim hujan.
Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi izin lapangan padel menyusul keluhan warga soal kebisingan. Pramono Anung siap beri sanksi tegas jika melanggar aturan.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Peneliti ETH Zurich temukan emisi gas rumah kaca dari danau hitam Kongo berasal dari gambut purba ribuan tahun.
Upaya mendorong sistem logistik rendah karbon dinilai menjadi langkah penting dalam mendukung komitmen iklim nasional, termasuk pencapaian target FOLU Net Sink 2030.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
PT Medco Energi Internasional, melalui anak usahanya Medco E&P Grissik, memperkuat upaya pengurangan emisi melalui penerapan nitrogen gas blanketing.
Upaya efisiensi operasional di sektor pelayaran mulai menghasilkan dampak nyata bagi kinerja lingkungan.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved