Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PEMPROV DKI Jakarta bakal melakukan antisipasi untuk menghalau pengemis musiman atau penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang kerap mendatangi Ibukota saat Ramadan.
Tak dapat dipungkiri, Jakarta masih menjadi magnet bagi para warga dari luar kota untuk mengais rezeki dari kedermawanan warga selama Ramadan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan seperti tahun-tahun sebelumnya, petugas dari Dinas Sosial dan Suku Dinas Sosial di lima wilayah kota administrasi bakal bersiaga untuk mengahalau para PMKS musiman tersebut.
"Ya memang itu betul sekali, jadi biasanya jelang musim atau bulan suci Ramadan diikuti dengan peningkatan ya, mohon maaf, yang minta-minta bantuan khsusunya di jalan-jalan pengemis dan sebagainya," ungkap Ariza di Balai Kota, Senin (28/3).
Tidak hanya petugas Dinas Sosial, petugas Satpol PP juga akan diikutsertakan untuk melakukan penertiban terhadap PMKS tersebut.
Dihubungi terpisah, Kepala Sudinsos Jakarta Barat, Suprapto, mengatakan tempat-tempat rawan yang kerap didatangi dan diramaikan oleh kehadiran PMKS adalah masjid-masjid.
Baca juga: Polisi Bekuk Suami yang Jual Istri ke Pria Hidung Belang
"Iya kalau di Jakarta Barat itu yang banyak itu di masjid-masjid. Mereka ramai minta sedekah di sana," kata Suprapto.
Para PMKS musiman di wilayah Jakbar umumnya berasal dari wilayah Tangerang dan sekitarnya. Jika tertangkap petugas, para PMKS musiman akan diminta segera pulang ke daerah asalnya. Namun, jika berkali-kali terkena razia petugas, pihaknya tak segan memberikan teguran yang lebih keras.
"Kalau sudah berkali-kali nanti ada surat pernyataan yang harus ditandatangani bahwa yang bersangkutan tak akan datang menjadi PMKS di Jakarta lagi," tegasnya.
Ia pun secara khusus akan menempatkan petugas untuk berkeliling tidak hanya ke jalan-jalan raya tetapi juga ke masjid-masjid besar di Jakbar guna menghalau PMKS musiman. Hal ini dilakukan guna menjamin ketenangan warga dalam beribadah selama Ramadan. (OL-4)
DIREKTORAT Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas pada sejumlah titik imbas aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (28/8).
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta, Khoirudin, menerima sekaligus memimpin audiensi Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menggelar Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) di Gedung DPRD DKI Jakarta.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, menghadiri Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro yang digelar Kementerian Koperasi dan UKM.
Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta menggelar rapat bersama eksekutif.
Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Khoirudin, menerima audiensi Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi DKI Jakarta
Program ini menjadi bukti bahwa Ramadan tak hanya sebagai momen ritual ibadah semata, tetapi langkah nyata memperkuat solidaritas sosial.
Kesejahteraan masyarakat mengalami penurunan selama Ramadan hingga Idul Fitri 2025. Hal ini tercermin dari data Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) per Maret 2025.
Pembahasan tentang puasa Syawal terkait dalil hukum dan beda pendapat mazhab, nilainya seperti puasa setahun, orang yang tidak berpuasa Ramadan, dan niat puasa Syawal. Berikut penjelasannya.
Pada momen Ramadan dan Lebaran, kesehatan kulit harus dijaga agar tidak terpengaruh dengan pola makan, hidrasi, dan gaya hidup.
Melalui program Hampers Produk Mustahik ini, Baznas telah melakukan Kurasi Produk untuk mendukung UMKM binaannya dalam memproduksi kue-kue berkualitas.
Yasir turut mengapresiasi seluruh tim YBM PLN serta para muzakki yang telah berkomitmen untuk terus mewujudkan kepedulian sosial, terutama kepada para mustahik, di bulan Ramadan ini.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved