Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
SURVEI terbaru lembaga penelitian kebijakan dan opini publik Populi Center memperlihatkan warga Jakarta yakin agenda balap mobil internasional bakal membangkitkan ekonomi Jakarta yang terpuruk akibat pandemi covid-19. Hasil survei ini disampaikan oleh peneliti Populi Center, Rafif Pamenang Imawan hari ini.
Ada 50,1% responden dalam survei yang meyakini Formula E dapat menggerakkan perekonomian.
"Ketika responden ditanya seberapa yakin bahwa penyelenggaraan Formula E dapat menggerakan perekonomian masyarakat DKI Jakarta pasca covid-19, sebesar 50,1% (sangat yakin 6,8%, yakin 43,3%) menjawab yakin," kata Rafif, Rabu (9/2).
Kemudian, pada pertanyaan selanjutnya apakah masyarakat menilai terdapat unsur korupsi dalam penyelenggaraan Formula E, sebesar 32% masyarakat menilai ada unsur korupsi dalam kasus Formula E.
"Ketika ditanya apakah percaya atau tidak percaya bahwa Gubernur Anies Baswedan terlibat dalam kasus Formula E, sebesar 59,8% (tidak percaya 54,8%, sangat tidak percaya 5%) menjawab tidak percaya Anies Baswedan terlibat," tuturnya.
Hanya 9,5% responden yang percaya Anies terlibat dalam korupsi Formula E. Di sisi lain, masyarakat Jakarta menilai positif/baik atas penanganan covid-19 yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta, sebesar 90,3%.
Survei di DKI Jakarta dilakukan mulai 26 Januari hingga 1 Februari 2022 dengan sampel responden tersebar secara proporsional di 60 kelurahan di DKI Jakarta. Tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang dinamika pembangunan, kinerja pemerintah provinsi, penanganan covid-19, serta dinamika politik di Provinsi DKI Jakarta.
Metode pengambilan data dalam survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 600 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error (MoE) 4% dan tingkat kepercayaan 95%. Proses wawancara tatap muka dilakukan dengan menggunakan aplikasi survei Populi Center serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Survei dilakukan dengan menggunakan pendanaan internal. (OL-13)
Baca Juga: 73,3% Warga Jakarta Puas Terhadpa Kinerja Anies Baswedan
INDEF nilai Ramadan dan Idul Fitri 2026 bisa dorong ekonomi kuartal I-II lewat sektor pangan, transportasi, dan logistik, didukung stimulus pemerintah.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk mengelola ekonomi secara pruden dengan mengusung kebijakan yang pro-pertumbuhan dan pro-rakyat. T
KETUA Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan menilai target pertumbuhan ekonomi sebesar 5%–6% bukanlah capaian yang patut dibanggakan.
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk memberikan diskon transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.
Indef menilai outlook negatif Moody’s mencerminkan kenaikan persepsi risiko, bukan pelemahan fundamental, sehingga menekan kepercayaan investor.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Pemprov DKI Jakarta memprediksi lonjakan kebutuhan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, terutama telur ayam, daging, bawang merah, dan minyak goreng.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Ini tentunya mesti diuji, baik di tingkat konsep maupun fakta sehingga kita bisa berharap semua itu menjadi nyata bagi upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
EKONOMI global diproyeksikan tumbuh 3,3% menurut IMF dan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,1%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved