Jumat 14 Januari 2022, 20:24 WIB

Ini Alasan Stadion JIS Belum Bersertifikasi FIFA

Mediaindonesia | Megapolitan
Ini Alasan Stadion JIS Belum Bersertifikasi FIFA

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Jakarta International Stadium

 

BANGUNAN stadion utama dalam kompleks Jakarta Internasional Stadium (JIS) hingga saat ini belum memperoleh serfifikasi dari Federasi Sepak Bola Internasional (Fédération Internationale de Football Association/FIFA).

Manajer Proyek JIS Arry Wibowo menyebutkan bahwa hal tersebut dikarenakan pemberian sertifikasi FIFA tidak dilakukan dalam tahap rancangan atau konstruksi, namun ketika akan dilaksanakan kegiatan.

"Jadi, ketika misalnya dicalonkan untuk tuan rumah piala dunia atau liga 'champion' (Asia) atau turnamen yang terafiliasi FIFA lainnya, nah di situ asesor FIFA akan ke sini untuk menguji fasilitas yang ada dan berbagai aspek lainnya, apakah sudah terpenuhi atau belum," ucap Arry dalam konferensi pers di ruang konferensi Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jumat.

Meskipun demikian, Arry menyebut pihaknya telah melakukan konsultasi dengan konsultan yang sudah berafiliasi dengan asesor FIFA sebagai langkah untuk mendapatkan pengakuan dari asosiasi sepak bola internasional tersebut.

Baca juga: Progres Pembangunan JIS Sudah 93,85%

"Jadi, istilahnya dari aspek perencanaannya ini sudah memenuhi dengan standar yang ditentukan FIFA. Namun, memang ketika bangunan sudah jadi, kita tidak diberikan sertifikat FIFA, namun sertifikat itu tergantung 'event'," ujar Arry.

Hasilnya, kata Arry, bisa dipastikan stadion yang mereka bangun sudah sesuai dengan regulasi FIFA mulai dari ukuran lapangan, pencahayaan, kemudian sudut kenyamanan dari tribun penonton seperti apa, standard fasilitas di ruang vip dan vvip seperti apa.

"Jadi, sudah sesuai dengan standar FIFA ya perencanaan dan konstruksinya, nantinya pada saat JIS ini dijadikan salah satu tuan rumah atau 'venue' untuk 'event' lisensi FIFA itu akan dilakukan asesmen kembali," tuturnya.

Untuk lapangan latih sendiri, kata Arry, sudah tersertifikasi FIFA karena syarat yang lebih mudah yaitu memenuhi syarat kontur lapangan seperti minimal jarak luncur bola ketika digelindingkan, kemudian minimal ketinggian pantulan bola.

"Lapangan latih ini sudah (sertifikasi) ditemani pihak PSSI. Karena saat ini sudah beroperasi digunakan untuk pertandingan," ucapnya.

Kompleks JIS yang membutuhkan dana sebesar Rp4,5 triliun dari APBD serta dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2020 (Rp1,1 triliun) dan tahun 2021 (Rp2,4 triliun) ini, ditargetkan bisa peluncuran awal (soft launching) pada Februari 2022 dan melaksanakan peluncuran utama (Grand Launching) pada Maret 2022.(Ant/OL-4)

Baca Juga

Dok.MI

Polisi Sebut Ada 8 Orang yang Keroyok Anggota TNI AD Hingga Tewas

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 18 Januari 2022, 19:10 WIB
Tubagus membeberkan sebanyak empat orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan terhadap korban sudah dicokok...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Jakarta Tergenang Usai Hujan Lebat, Wagub Pastikan Jajaran DKI Siaga

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 18 Januari 2022, 18:23 WIB
Pemprov DKI pun memastikan kesiapsiagaan personel Dinas Sumber Daya Air, PPSU, BPBD, dan SKPD terkait menghadapi potensi bencana...
ANTARA/Fakhri Hermansyah.

PTM 100% di Kota Depok Digelar 24 Januari 2022

👤Kisar Rajaguguk 🕔Selasa 18 Januari 2022, 14:40 WIB
Depok, merupakan salah satu daerah berstatus pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1 yang wajib...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya