Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan pihaknya akan memberikan perlindungan kepada mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal yang mengaku mendapat ancaman dari mafia tanah.
"Ancaman yang ditunjukan ke bapak Dino Patti Djalal, dalam hal ini Polda Metro Jaya akan memberikan perlindungan tentunya," kata Zulpan, ketika dihubungi, Selasa (4/1).
Zulpan mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Dino Patti Djalal terkait adanya rekaman suara dari Topan yang memberikan instruksi atau pengancaman. Topan merupakan tersangka kasus mafia tanah yang telah ditangkap polisi. Imengatakan pihaknya akan memberikan perhatian dan memberikan pengamanan kepada Dino Patti Djalal.
"Saya sudah berkomunikasi dengan bapak Dino Patti Djalal terkait dengan adanya rekaman dari saudara Topan seolah-olah memberikan instruksi ke seseorang yang bersifat ancaman dan juga mengancam jiwa Pak Dino Patti Djalal," katanya.
Sebelumnya, Dino Patti Djalal mengaku diancam akan dibunuh setelah membongkar kasus mafia tanah. Ancaman pembunuhan itu datang dari M alias Topan yang menyerobot tanah dan bangunan milik ibunda Dino Patti Djalal.
Baca juga: Polisi Selidiki Pria yang Dikeroyok Sekelompok Remaja di Jakarta Timur
Dino Patti Djalal mengaku tak secara langsung menerima ancaman tersebut. Namun, ia diberi tahu oleh salah seorang terdakwa berinsial AG yang saat ini ditahan di Rutan Cipinang atas kasus yang sama. Dino Patti Djalal mendapatkan sebuah rekaman pembicaraan yan setelah ditelusuri, diketahuilah nama orang yang terlibat pembicaraan dengan AG adalah M alias Topan.
"Jadi dia (M alias Topan) menyuruh orang untuk menghabisi saya. Yang disuruh itu salah satu pelaku sindikat. Cuman pelaku (AG) yang disuruh ini karena dia tidak mau ambil resiko makanya dia (AG) bocorkan rencana itu. Jadi dia maunya diem-diem tahu-tahunya saya sudah lewat gitu," kata Dino Patti Djalal.
"M alias Topan seorang pelaku yang empat rumah sertifikat kena dia ada peran semuanya. Dia ini broker tapi broker jahat jadi sekarang sudah mulai ketahuan dan ditangkap polisi dan ditahan. Makanya jadi gelap mata akhirnya dia berikan instruksi itu ke orang," terang dia.
Dino Patti Djalal mengaku telah melapor ke Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran terkait ancaman tersebut. Kepolisian berjanji akan menindaklanjuti temuannya itu.
"Saya sudah informasi ke polisi. Kemarin saya sudah ketemu Kapolda udah sampaikan hal ini dan Dirkrimum Polda juga udah tahu soal ini," katanya.(OL-4)
Dia memuji satu demi satu para Wamenlu sesuai dengan bidang pekerjaannya masing-masing. Seperti dalam tanggung jawab dalam kerja sama dengan negara-negara Islam.
PEMERINTAH Indonesia tidak menyebut nama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat menanggapi operasi militer yang menyebabkan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Rizal Sukma menanggapi kritik Dino Patti Djalal soal sikap Indonesia terhadap serangan Amerika Serikat ke Venezuela.
Mantan Dubes RI untuk AS Dino Patti Djalal mengkritik sikap pemerintah Indonesia terkait serangan Amerika Serikat ke Venezuela yang dinilai terlalu lunak.
PENSIUNAN diplomat Indonesia Dino Patti Djalal mengaku sulit menerima kesimpulan bahwa diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan meninggal dunia karena bunuh diri.
Seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, kecerdasan buatan (AI) menghadirkan peluang besar sekaligus tantangan yang kompleks.
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan merekrut 101 atlet SEA Games.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Reonald memandang KUHAP baru malah lebih melindungi hak asasi manusia (HAM), baik korban, tersangka, dan saksi.
Menurut Anang, perbedaan ini bukan masalah serius. Penyesuaian juga diyakini tidak akan lama.
Pelaku ditembak karena melawan petugas saat pengembangan kasus. Satu pelaku lain masih buron.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved