Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Prabowo Realistis soal Board of Peace

Dhika Kusuma Winata
05/2/2026 11:39
Prabowo Realistis soal Board of Peace
Ketua Dewan Pengawas Indonesia Diaspora Network Global Dino Patti Djalal saat melakukan pertemuan dengan pimpinan MPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (29/6)(MI/Susanto)

PRESIDEN Prabowo Subianto dinilai mengambil sikap realistis terkait beegabungnya Indonesia dalam Board of Peace (BOP) yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Penilaian itu disampaikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal usai pertemuan dengan Presiden Prabowo di Jakarta, Rabu (4/2) malam.

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo bertemu dengan para mantan Menlu dan Wamenlu. Menurut Dino, Prabowo membuka ruang diskusi secara luas dan dua arah, termasuk membahas secara terbuka berbagai risiko dan skenario terburuk di Board of Peace.

“Kesan saya adalah beliau Presiden Prabowo itu mempunyai pendekatan yang realistis mengenai ini,” kata Dino seusai pertemuan dengan Prabowo membahas Board of Peace.

Dino menuturkan Presiden Prabowo memandang Board of Peace sebagai satu-satunya opsi yang tersedia saat ini dalam upaya menghentikan konflik di Palestina meskipun efektivitasnya belum dapat dipastikan. Ia menyebut Prabowo memahami Board of Peace bukan solusi instan. 

“Sekarang ini memang satu-satunya opsi di atas meja adalah mengenai Board of Peace. Tidak ada opsi lain,” ujarnya.

“Ini adalah suatu eksperimen dan bukan obat yang ampuh yang bisa menyembuhkan penyakit, segala penyakit,” kata Dino.

Dalam diskusi tersebut, Presiden Prabowo juga menyoroti risiko geopolitik yang menyertai Board of Peace terutama pengaruh Israel terhadap Amerika Serikat.

Namun, Dino menyebut Prabowo percaya Indonesia memiliki daya tawar melalui kekompakan dengan negara-negara Islam yang juga bergabung dalam Board of Peace. Keikutsertaan Indonesia menjadi penting untuk mengimbangi kekuatan.

“Beliau (Presiden Prabowo) menyatakan kami yakin kami bisa mengimbangi karena segala sesuatu yang kita lakukan, kita jamin harus ada kekompakan dengan negara-negara Islam,” ujarnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik