Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUMDA Dharma Jaya memastikan stok kebutuhan pangan, khususnya daging sapi dan daging ayam untuk warga DKI Jakarta dalam kondisi aman menjelang Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru).
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengatakan, pihaknya juga menyediakan daging ayam sebanyak 160 ton dan daging sapi sebanyak 130 ton. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Nataru.
“Stok daging sapi dan daging ayam untuk kebutuhan masyarakat menjelang Nataru aman. Di Dharma Jaya sendiri, kami menyediakan stok guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat untuk daging sapi dan daging ayam,” ungkap Raditya dalan keterangannya, Jumat (17/12).
Raditya menjelaskan, jika terjadi peningkatan harga Perumda Dharma Jaya siap menggelar operasi pasar murah untuk menstabilkan harga daging sapi dan daging ayam di masyarakat. "Warga Jakarta tidak perlu khawatir karena stok daging sapi dan ayam terbilang aman dan cukup. Kami akan terus memastikan kebutuhan daging sapi dan ayam tetap tersedia dengan kualitas yang baik di masyarakat,” tandasnya. (OL-8)
Dalam pola makan seimbang, daging berperan penting untuk pertumbuhan, kekuatan otot, dan daya tahan tubuh. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi dan diolah dengan cara sehat
Perumda Dharma Jaya memastikan bahwa stok daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah aman.
Pergub Nomor 36 tahun 2025 merupakan perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 1999 tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies.
Dengan langkah penyimpanan yang tepat, sisa daging tetap lezat, aman, dan siap disantap keesokan harinya.
Daging merupakan salah satu bahan pangan utama karena mengandung protein hewani, zat besi, zinc, dan vitamin B kompleks yang penting bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh.
Risiko kontaminasi bakteri dapat terjadi akibat air yang digunakan di rumah belum tentu sebenarnya berada dalam kondisi yang higienis, baik menggunakan air galon maupun keran.
Harga daging sapi di sejumlah pasar di Jakarta Selatan dilaporkan relatif stabil menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.
Menjelang bulan Ramadhan, harga daging sapi di pasar mengalami kenaikan. Lonjakan harga terjadi setelah para pedagang menghentikan aksi mogok dagang selama tiga hari pada akhir Januari lalu.
Perumda Dharma Jaya memprediksi harga daging sapi akan mengalami kenaikan sekitar 7% hingga 15% di periode Ramadan dan Lebaran 2026.
Pelaku usaha pemotongan daging sapi di RPH Jatimulya Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjaga harga tetap stabil menjelang Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
Selain daging ayam, harga cabai merah dan daging sapi di Kota Medan juga tercatat mengalami kenaikan pada awal Februari.
Pemerintah tidak akan ragu menindak produsen maupun distributor yang menaikkan harga daging sapi melebihi ketentuan yang telah ditetapkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved