Selasa 28 September 2021, 14:03 WIB

7 Fraksi Tidak Hadiri Paripurna, PSI: Kekenyangan Ditraktir Anies

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
7 Fraksi Tidak Hadiri Paripurna, PSI: Kekenyangan Ditraktir Anies

Antara
Ruang rapat paripurna DPRD DKI Jakarta

 

PARTAI Solidaritas Indonesia (PSI) mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap tujuh fraksi lain yang lalai menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat dengan tidak hadir pada rapat paripurna hak interpelasi.

“Sudah kenyang ditraktir makan Gubernur Anies, sekarang malah bolos rapat. Kita ini bukan parlemen tempat makan tapi parlemen sesungguhnya yang bicara di forum terhormat yakni rapat paripurna DPRD DKI Jakarta,” papar Ketua Fraksi PSI Idris Ahmad, Selasa (28/9).

Bolosnya sebagian besar fraksi di rapat Paripurna memperlihatkan bahwa para wakil rakyat tersebut tidak menghormati proses demokrasi.

Menurut Idris, seharusnya partai-partai memberikan kesempatan bagi pengusul menjelaskan alasan interpelasi, baru diputuskan menolak atau menyetujui sesuai mekanisme.

“Kalau memang mau menolak interpelasi, tolak saja dengan ksatria di forum rapat. Jangan tolak hanya di media dan di tempat makan di luar sana," ungkapnya.

"Kenapa justru berkoar-koar di luar forum yang sudah ditetapkan? Formula E ini bukan persoalan Gubernur Anies saja tapi persoalan uang rakyat. Rakyat butuh makan bukan balapan,“ tambah anggota Komisi E tersebut.

Baca juga: Gerindra Sarankan Anies tak Perlu Hadiri Rapur Interpelasi Formula E

Idris menilai sudah ada lobi politik yang sangat kuat untuk menggagalkan interpelasi, sehingga rapat paripurna saja dikondisikan untuk diboikot.

“Kami mau tanya soal commitment fee triliunan Rupiah yang Pemprov keluarkan. Tapi sepertinya komitmen politik Gubernur dengan fraksi-fraksi ini lebih besar dan kuat dibanding menanyakan commitment fee triliunan Rupiah uang rakyat,” tuturnya.

Idris menampik adanya kesalahan prosedur dalam penetapan jadwal paripurna karena usulan interpelasi tersebut sudah masuk ke meja DPRD dan tidak bisa hilang begitu saja.

Hal ini menyangkut hak 33 anggota DPRD yang harus dituntaskan dan ditunaikan pada rapat paripurna.

“Bamus hanya berperan untuk menjadwalkan rapat DPRD, bukan menyetujui ataupun tidak menyetujui bergulirnya sebuah agenda rapat yang diamanatkan Undang-Undang. Di Rapat Bamus kemarin pun sudah disetujui, di sana hadir perwakilan partai-partai lain. Paripurna hari ini adalah forum yang sah,” tegasnya.

Meski tidak dihadiri oleh anggota fraksi lain, Idris mengungkap bahwa Fraksi PSI telah menyampaikan substansi pertanyaan-pertanyaan maupun sejumlah keganjilan yang ditemui terkait Formula E.

“Tadi sudah disampaikan banyak poin yang kami pengusul interpelasi harap bisa dijawab Gubernur. Poin itu sudah disampaikan di Rapat Paripurna, kami harap Gubernur jawab dan jangan menghindar lagi,” pungkasnya. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Banyak Pohon Tumbang Imbas Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Depok

👤Kisar Rajaguguk 🕔Sabtu 27 November 2021, 22:06 WIB
Akibatnya, sebagian pengendara roda empat terpaksa memilih jalan...

Korban Mutilasi di Bekasi Pengemudi Ojol

👤Hilda Julaika 🕔Sabtu 27 November 2021, 21:51 WIB
Zarul Ulia, paman korban, mengatakan dua pekan lalu pria berusia 28 tahun itu sempat pamit untuk mencari kamar...

Potongan Tubuh Manusia Ditemukan di Jalan Pantura Karawang-Bekasi

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Sabtu 27 November 2021, 19:25 WIB
Untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut, polisi membawa potongan tubuh tersebut ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya