Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri sekaligus mengikuti prosesi peletakan batu pertama pembangunan Masjid At-Tabayyun yang berlokasi di Komplek Taman Villa Meruya, Jakarta Barat.
Sebelumnya, rencana pembangunan masjid tersebut ditentang oleh masyarakat sekitar. Penyebabnya, masjid itu dibangun di atas 40% Ruang Terbuka Hijau (RTH). Warga pun sempat memasang spanduk sebagai bentuk protes.
Warga khawatir pembangunan masjid di atas RTH bakal mengganggu resapan air di wilayah tersebut. Namun, Anies menekankan bahwa Pemprov DKI Jakarta memastikan semua ketentuan terkait pendirian rumah ibadah dipenuhi dengan benar. Termasuk, untuk pembangunan Masjid At-Tabayyun.
Baca juga: Jakpro tak Beri Kompensasi untuk 26 Kafe Ilegal di Kampung Bayam
"Itu kebetulan ketika prosesnya memang panjang. Tadi diceritakan bahwa ini hampir tiga tahun dari proses penyusunan perizinan, sampai keluar izin prinsip, sampai keluar IMB-nya. Jadi, ini sudah keluar izin prinsip dan sudah keluar IMB-nya," ujar Anies, Jumat (27/8).
Anies menjelaskan faktor mendasar dari terbitnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB), merupakan keputusan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Menurutnya, Pemprov DKI tidak mungkin memberikan izin untuk sebuah tempat ibadah, jika tidak ada rekomendasi dan izin dari FKUB.
Baca juga: Hadapi Interpelasi Formula-e, Anies Baswedan Tiru Cara Jokowi
"Sehingga, proses ini bisa berjalan. Walaupun kemudian mereka menunggu sampai bertahun-tahun, tapi bukan berarti otomatis jalan. Harus mengikuti semua prosedur. Alhamdulillah semua diikuti prosedurnya, maka peletakan batu pertama bisa dilakukan," imbuh Anies.
Dia pun berharap pembangunan tersebut bisa menjaga ketenangan dan keteduhan antarumat beragama di kawasan Taman Villa Meruya. Begitu masjid beroperasi, diharapkan bisa menjadi sumber dan pusat kegiatan yang positif atas informasi, khususnya terkait agama Islam.
Diketahui, Masjid At-Tabayyun dibangun di atas area fasos seluas 1.078 m2 milik Pemprov DKI. Konsep bangunan berada di tengah taman hijau, dengan tapak bangunan sekitar 400 m2 atau 40% dari area tersebut. Adapun pembangunan ibiayai swadaya warga muslim di kompleks Taman Villa Meruya.(OL-11)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Ia menilai pesan utama Prabowo adalah penguatan postur pertahanan sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap negara.
DEWAN Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar Indonesia) mendesak pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).
SELAMA ini kita terlalu sering memaknai pembangunan sebagai pembangunan fisik: jalan, jembatan, gedung, kawasan industri, dan infrastruktur digital, tapi melupakan manusia
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Salah satu dari empat tokoh tersebut berasal dari Indonesia adalah Marine Novita (Co-founder MilikiRumah)
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved