Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Jaga Momentum Pertumbuhan, Kolaborasi Lintas Daerah Perlu Diperkuat

Media Indonesia
01/3/2026 13:18
Jaga Momentum Pertumbuhan, Kolaborasi Lintas Daerah Perlu Diperkuat
Ilustrasi(Dok Istimewa)

DI tengah dinamika pembangunan nasional yang semakin kompleks, pesan persatuan dipandang sebagai kunci dalam menjaga momentum pertumbuhan di daerah.

Untuk itu, spirit kolaborasi, sinergitas, kebersamaan, dan semangat gotong-royong, serta memperkokoh ukhuwah Islamiyah dan ikhtiar sebagai pemimpin diangkat sebagai tema dalam acara buka puasa bersama Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).

Ketua Umum APPSI yang juga Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud menekankan transformasi ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak mungkin dicapai oleh satu daerah sendirian. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dan instansi adalah kuncinya.

“Tidak ada daerah yang bisa maju sendirian. Tidak ada pemerintah yang bisa berhasil tanpa kolaborasi. Karena itu, melalui forum APPSI ini saya ingin memastikan semua pemerintah provinsi memiliki spirit sama, yaitu spirit kolaborasi, kebersamaan, dan gotong royong dalam membangun Indonesia dari daerah,” ujar Rudy di hadapan sejumlah gubernur dan perwakilan kepala daerah, di Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Ia menambahkan tantangan seperti pemerataan pembangunan dan stabilitas sosial memerlukan kerja bersama yang tidak terbatas pada satu wadah organisasi saja. Rudy mendorong penguatan komunikasi dengan asosiasi pemerintah daerah lainnya.

“Pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, dan unsur legislatif daerah, sesungguhnya memiliki tugas dan tanggung jawab sama, yaitu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan kolaborasi tidak boleh hanya dibangun melalui APPSI, tetapi harus diperkuat secara lintas asosiasi daerah, seperti Apkasi, Apeksi dan asosiasi pemerintahan lainnya, sebagai pilar penting dalam menjaga roh otonomi daerah.

Momentum Ramadan 1447 H ini juga dijadikan ajang refleksi bagi para kepala daerah. Rudy mengingatkan esensi ibadah di bulan suci harus bertransformasi menjadi semangat pengabdian dan pemenuhan janji kepada konstituen.

“Momentum bulan suci Ramadan tahun ini harus kita jadikan sebagai momen penting dalam merefleksikan janji-janji kita kepada masyarakat, apa yang sudah kita berikan kepada masyarakat, serta kita harus berperan aktif dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah,” pesannya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua Umum Apkasi sekaligus Bupati Lahat Bursah Zarnubi, Direktur Eksekutif Apeksi serta Ketua Umum Asosiasi DPRD Kabupaten/Kota.

Kehadiran anggota Komisi VI DPR RI Sarifah Suraidah, sejumlah direktur jenderal dari Kemendagri, hingga jajaran Dewan Pembina APPSI semakin mempertegas dimensi kolaborasi lintas lembaga yang ingin dibangun.
Acara tersebut turut diisi tausiah oleh mantan Menteri Agama (2001-2004) Prof Said Agil Husin Al Munawar, yang diawali lantunan ayat suci Alqur'an dibawakan juara 1 Tilawah MTQ Qatar 2025 dan MTQ Indonesia 2025 Imranul Karim serta dilakukan pemberian santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim dari Asrama Yatim Dhuafa Darul Qur’an Rahman Pela Mampang Jakarta Selatan.

Kehadiran Mendagri Tito Karnavian dipandang sebagai sinyal positif dukungan pemerintah pusat terhadap penguatan koordinasi pusat daerah. Untuk itu, Direktur Eksekutif APPSI Ismiati mengapresiasi kehadiran para pemangku kepentingan dalam forum tersebut. Ia juga secara khusus berterima kasih kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serta jajaran Bank BJB atas dukungan fasilitas penyelenggaraan acara.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya Bapak Mendagri yang hadir dan berdialog langsung dengan para gubernur serta kepala daerah lainnya hingga mengikuti salat tarawih,” pungkas Ismiati. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya