Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan patut gundah gulana. Dua fraksi besar di DPRD yakni PDIP yang memiliki kursi terbanyak serta PSI yang memiliki kursi terbanyak keenam saling bergandengan untuk melawannya mengajukan hak interpelasi atas rencana gelaran Formula E.
Total sudah 33 tanda tangan anggota dari kedua fraksi itu yang disetor ke hadapan Ketua DPRD DKI Jakarta agar bisa sah mengajukan hak interpelasi. Hal itu sudah cukup agar DPRD bergerak merapatkan pengajuan hak interpelasi. Tak tinggal diam, Anies pun berkonsolidasi dengan fraksi-fraksi di luar PDIP dan PSI agar interpelasi tak berjalan mulus.
Anies meniru politik makan bareng yang sempat digunakan Presiden Joko Widodo kala menghadapi situasi politik yang memanas di dalam negeri. Makan bareng Anies dengan para perwakilan fraksi seperti Gerindra, Golkar, PAN, PKB-PPP, Demokrat, PKS, dan NasDem terasa makin resmi karena berlokasi di rumah dinas gubernur di Jl Taman Suropati No 7, Menteng, Jakarta Pusat tadi malam. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik yang juga anggota Fraksi Partai Gerindra mengatakan, makan malam tersebut membahas banyak isu namun secara spesifik turut membahas Formula E dan interpelasi yang akan bergulir.
Baca juga: Wagub DKI: Hak Interpelasi terkait Formula E Bagian Demokrasi
"Iya, silaturahmilah. Di rumah dinas. Bahas Formula E juga pasti," kata Taufik saat dikonfirmasi, Jumat (27/8).
Taufik mengatakan, setelah mendapatkan penjelasan lengkap dari Anies, perwakilan dari ketujuh fraksi itu sepakat untuk tidak mendukung pengajuan interpelasi yang digagas PDIP dan PSI. Dengan konsolidasi ketujuh fraksi ini, interpelasi pun dapat dijegal karena kalah suara.
Taufik pun menjamin bahwa Formula E tetap bisa digelar tahun depan
"Iya tetap diselenggarakan. Karenanya kami melihat kami tujuh fraksi sepakat untuk tidak ikut. Berarti 73 anggota," ujarnya.
Taufik pun optimistis tahun depan gelaran Formula E bisa berjalan lancar. Terlebih saat ini pandemi di Jawa dan Bali telah membaik. Vaksinasi yang menjadi salah satu upaya penanggulangan wabah juga terus digencarkan di seluruh daerah. Ia juga berharap Formula E dapat menjadi pemicu kebangkitan ekonomi di Jakarta dan juga Indonesia.
"Saya kira iya. Pertama Formula E menumbuhkan kepercayan publik. Ibu Kota negara perlu acara-acara besar internasional," pungkasnya. (OL-4)
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah hingga akhir Januari 2026.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
Ia mengakui capaian tersebut masih jauh dari ketentuan ideal. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan porsi RTH Jakarta dapat mencapai 30% pada 2045.
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
Dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Jakarta Nomor 44 Tahun 2025 tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2026, anggaran subsidi untuk Transjakarta ditetapkan Rp3,75 triliun.
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Tuhiyat juga menjelaskan gambaran umum Stasiun Harmoni yang akan menjadi salah satu stasiun penting di jalur utara MRT Jakarta. Kelak, Stasiun Harmoni memiliki panjang 252 meter.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved