Headline

Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.

Pramono Pastikan 109 Tiang Monorel Mangkrak Sudah Dipotong, Target Juni Tuntas

Mohamad Farhan Zhuhri
24/2/2026 12:03
Pramono Pastikan 109 Tiang Monorel Mangkrak Sudah Dipotong, Target Juni Tuntas
Pekerja mempersiapkan selang las yang akan digunakan untuk pembongkaran tiang-tiang monorel Jakarta yang mangkrak Jl HR Rasuna Said, Jakarta .(MI/Ramdani)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memastikan proyek pembongkaran tiang monorel yang mangkrak di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, telah mencapai progres signifikan. Sebanyak 109 tiang beton yang selama bertahun-tahun menjadi 'monumen kegagalan' transportasi Jakarta kini seluruhnya telah dipotong dan dirapikan.

“Saya juga bersyukur, mengucapkan terima kasih kepada Bina Marga bahwa monorel yang berjumlah 109, sekarang ini per hari Sabtu kemarin semuanya sudah terpotong dan dirapikan,” ujar Pramono di Balai Kota, Selasa (24/2).

Transformasi Estetika Kota
Pramono menegaskan bahwa pembongkaran ini bukan sekadar urusan teknis penghapusan beton, melainkan langkah strategis untuk menata ulang wajah ibu kota. Pasca-pembersihan struktur, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan langsung melakukan revitalisasi lahan tersebut menjadi fasilitas publik.

“Kita akan memulai untuk pembangunan tadi, mulai untuk pedestrian, selokan, taman, dan sebagainya,” tegasnya.

Target ambisius ditetapkan untuk proyek ini. Pramono berharap pembangunan jalur pedestrian baru tersebut dapat dinikmati warga pada pertengahan tahun ini.

"Mudah-mudahan bulan Juni, saya sudah memberikan target, untuk monorel ini bisa diselesaikan,” katanya.

Penataan Menyeluruh
Meski target area eks tiang monorel dipatok selesai Juni, penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said secara makro dijadwalkan rampung pada September mendatang. Penataan ini mencakup perbaikan badan jalan, trotoar, hingga sistem drainase guna mengantisipasi genangan air.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, menjelaskan bahwa pihaknya berupaya maksimal agar pengerjaan bisa selesai lebih cepat dari jadwal.

"Untuk penataan jalan dan trotoar secara keseluruhan itu kita schedule-kan sampai di September. Tapi ya kami upayakan kalau memang bisa dipercepat, akan kami lakukan percepatan," kata Heru di Jalan Rasuna Said, Rabu (14/1).

Menurut Heru, integrasi perbaikan drainase dengan jalur pedestrian adalah kunci agar infrastruktur dasar di kawasan bisnis tersebut berfungsi optimal.

"Tentunya kami akan melakukan penataan jalan dan trotoar, dan itu sekaligus dengan penataan drainasenya. Jadi insyaallah setelah nanti jadi semua ya, ini kalau memang ada genangan sudah teralirkan ke drainase tepi jalan," pungkasnya. (Far/P-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya