Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Sarjoko, mengakui program pembangunan rumah susun DP Rp0 sulit untuk dikejar.
"Kalau untuk pembangunan baru mengejar tahun 2022 memang relatif sulit," keluh Sarjoko saat dihubungi melalui telepon, di Jakarta, Jumat (20/8).
Sarjoko mengatakan, Pemprov DKI Jakarta saat ini mengandalkan pembangunan tower baru untuk program DP Rp0 dari BUMD Pembangunan Sarana Jaya.
Saat ini baru ada sebanyak 942 unit rumah DP Rp0 yang sudah tersedia di tiga tempat yang berbeda yaitu di Nuansa Pondok Kelapa sebanyak 780 unit, Perumnas Bandar Kemayoran 38 Unit, dan Perumnas Sentraland Cengkareng jumlahnya 124 unit.
Adapun target yang ditentukan pada revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta sebanyak 29.366 unit. Itu pun merupakan RPJMD yang masih berupa usulan revisi yang saat ini masih dibahas di DPRD DKK Jakarta.
Jika dibandingkan dengan RPJMD sebelum revisi, target pembangunan rumah DP Rp0 lebih jauh lagi. Karena janji Anies saat dilantik menargetkan pembangunan sedikitnya 250.000 unit rumah DP Rp0.
Baca juga: PDIP Kritik Anies soal Kelanjutan Rumah DP Rp0
Target pembangunan rumah DP Rp0 kini dipangkas 95,5 persen. Alasan Pemprov DKI berdalih akibat pandemi Covid-19.
Sarjoko menambahkan, Pemprov DKI saat ini tidak menargetkan secara khusus pembangunan rumah DP Rp0 pada sisa masa jabatan Gubernur DKI, Anies Baswedan.
Dia menyebutkan, saat ini Pemprov DKI lebih mengedepankan bentuk kemitraan dengan swasta yang sudah tersedia dan memiliki unit-unit perumahan.
"Jadi sekarang ini kita identifikasi swasta-swasta mana yang punya unit yang istilahnya belum bisa terjual dan unit speknya memenuhi kriteria pasar DP0. Nanti kita coba akan kerjasamakan dengan skema pembiayaan DP 0," kata Sarjoko
Sedangkan untuk pembangunan unit baru, Sarjoko mengakui Pemprov DKI Jakarta saat ini berharap pada beberapa pembangunan yang sedang berlangsung. (OL-4)
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan pemerintah sedang menyiapkan skema rumah susun (rusun) subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang keringanan atau insentif Pajak Pertambahan Nilai atau PPN untuk pembeli rumah susun ataupun tapak hingga 2027.
DPRD Jakarta menegaskan penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) harus menjadi prioritas utama dalam Raperda APBD 2026.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) meresmikan Forum Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (PPPSRS).
Basnaz RI menyelenggarakan Pelatihan Affiliate Marketing bagi warga Rumah Susun di Griya Tipar Cakung, Jakarta Timur.
Warga rumah susun di Jakarta menilai kebijakan ini sangat merugikan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved