Sabtu 31 Juli 2021, 16:11 WIB

Pemprov DKI Jakarta Lebih Cepat Capai Target Vaksinasi dari Presiden

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Lebih Cepat Capai Target Vaksinasi dari Presiden

Antara/Aprillio Akbar.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) berbincang dengan calon penerima vaksin covid-19 di Gelora Bung Karno, Sabtu (3/7).

 

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih, bahkan melebihi, target vaksinasi yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo. Keberhasilan pencapaian target vaksinasi tersebut lebih cepat satu bulan dengan lebih dari 7,5 juta orang sudah divaksinasi per 31 Juli 2021. Sebelumnya, target dari Presiden, Jakarta harus sudah melakukan 7,5 juta vaksinasi pada akhir Agustus.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pencapaian keberhasilan target yang lebih cepat satu bulan dari tenggat waktu ini merupakan hal baik yang harus diapresiasi. Kesuksesan ini karena melibatkan tidak hanya Pemprov DKI, tetapi juga masyarakat dan semua pihak.

"Alhamdulillah, kami lebih cepat satu bulan dari target jadwal yang sudah ditetapkan. Lebih dari 7,5 juta vaksin dosis pertama dan 2,5 juta vaksin dosis kedua telah diberikan di Jakarta. Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan vaksinasi ini,” kata Anies dalam video yang disiarkan akun YouTube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (31/7).

Berdasar data Sabtu (31/7) telah dilakukan vaksinasi program untuk dosis 1 sebanyak 7.507.340 orang, dosis 2 sebanyak 2.667.299 orang, dan dosis tiga khusus untuk tenaga kesehatan sebanyak 3.547 orang.

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN, dan BNPB yang sangat mendukung dalam kegiatan vaksinasi. Begitu pun jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Jakarta, seperti Polda, Kodam, Kejati, dan Pemprov DKI, yang secara kompak bekerja sama, memiliki target yang sama, bersinergi, berkolaborasi, dan saling mengisi, saling menopang, untuk kegiatan vaksinasi ini.

Selain rasa terima kasih, apresiasi juga diberikan kepada pihak swasta yang ikut mendukung vaksinasi dengan mengadakan sentra-sentra vaksinasi, mobil vaksinasi keliling, juga berbagai organisasi sosial yang ikut serta di dalam gerakan vaksinasi. Apresiasi pula kepada para tenaga kesehatan, para petugas publik, relawan yang telah dan terus bekerja menyukseskan vaksinasi.

"Karena, vaksinasi ini melibatkan warga, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada warga Jakarta yang antusias mengejar vaksinasi, mendatangi, memenuhi sentra-sentra vaksinasi setiap hari dan menjalankan ini semua dengan tertib," ujar Anies.

Baca juga: Antrean Jenazah Pasien Covid-19 di Krematoriun Cilincing Berkurang

Gubernur Anies juga menyampaikan informasi bahwa ada empat komponen yang bisa divaksinasi di Jakarta yakni ber-KTP Jakarta, bekerja di Jakarta, berdomisili di Jakarta, dan bersekolah atau belajar atau berkuliah di Jakarta. "Kita tahu bahwa herd immunity di kota yang sangat terbuka seperti Jakarta ini tidak akan tercapai bila yang divaksinasi hanya warga ber-KTP DKI. Mobilitas yang tinggi, keterbukaan, mengharuskan kami memvaksinasi siapa saja yang beraktivitas di tempat ini. Jadi, kira-kira begini, selama Anda manusia, Anda sehat, tidak ada catatan larangan dari dokter, bisa vaksinasi di Jakarta. Kami tidak membatasi domisili penerima," paparnya. (OL-14)

Baca Juga

Antara

Polisi Sita 25 Sepeda Motor Curian di Rumah Kontrakan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 September 2021, 20:52 WIB
‘’Satu pelaku kita amankan dengan 25 sepeda motor hasil curian, Ini Kelompok Lampung,’’ kata Kepala Kepolisian...
MI/RAMDANI

Produktivitas Meningkat dan Aman dari Ancaman Masih Jadi Tantangan

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 September 2021, 18:01 WIB
peningkatan produktivitas masyarakat dan tetap terkendalinya Covid-19 adalah dua target yang saling berlawanan sehingga harus dicapai...
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

Masih Banyak Warga BAB Sembarangan, Pemkot Jakpus: Perlu Penanganan Komprehensif

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 28 September 2021, 17:27 WIB
Ribuan KK tersebut tersebar di delapan kelurahan yakni Tanah Tinggi, Johar Baru, Kampung Rawa, Kwitang, Cikini, Kramat, Karang Anyar, dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kawin Kontrak Rendahkan Perempuan

 Kawin kontrak masih ditemukan di Kabupaten Cianjur. Usia pernikahan hanya dua bulan dengan uang mahar Rp15 juta

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya