Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pers dan sejumlah perwakilan asosiasi media mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah memfasilitasi vaksinasi untuk pekerja media di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Sebanyak 4.371 wartawan dan pekerja media dijadwalkan mengikuti vaksinasi dosis II pada periode 21 April-7 Mei 2021 di Aula Blok G Lantai Dasar, Balaikota Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan Nomor 8-9, Jakarta Pusat.
Ketua Komisi Hubungan Antarlembaga dan Internasional Dewan Pers Agus Sudibyo mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta, khususnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang membantu rekan-rekan pers mendapatkan vaksinasi COVID-19.
"Melalui kegiatan vaksinasi bersama ini, Dewan Pers berharap kekebalan tubuh rekan-rekan wartawan terhadap virus COVID-19 dapat segera terbentuk sehingga dapat melakukan aktivitas peliputan jurnalistik dengan lebih aman," kata Agus.
Namun demikian, Dewan Pers mengimbau agar protokol kesehatan 3M tetap dilaksanakan dan menjadi budaya baru di masyarakat khususnya para pekerja media.
Baca juga: Disnakertrans DKI Akui Kewalahan Awasi Perkantoran
Sejalan dengan pernyataan Agus, Sekretaris Forum Pemimpin Redaksi Indonesia (Forum Pemred) Arifin Asydhad menambahkan bahwa di era pandemi, kegiatan jurnalisme masih terus dilakukan dan tak mungkin berhenti.
"Tidak ada alasan buat Forum Pemred untuk tidak mendukung kolaborasi Dewan Pers dengan Pemprov DKI dalam melakukan vaksinasi ini. Semoga kolaborasi ini bisa berlanjut pada gelombang berikutnya," kata Arifin.
Ketua PWI Peduli Mohammad Nasir yang juga Direktur Kesejahteraan dan Pengabdian Masyarakat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mengharapkan semua peserta vaksin dosis 2, yang mendaftar melalui PWI bisa meluangkan waktu untuk hadir sesuai jadwal yang sudah diberikan.
"Ini kesempatan emas yang harus kita manfaatkan. Tunda semua kegiatan lain untuk menerima vaksinasi COVID-19 dosis terakhir," kata dia.
Untuk pelaksanaan vaksinasi dosis pertama dan kedua di Balai Kota DKI ini, Nasir menyampaikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan, termasuk vaksinator dan dokter yang tepat waktu memberi vaksin kedua sesuai jadwal.
Adapun program vaksinasi untuk pekerja media di Balaikota Jakarta dilakukan terhadap 400-500 orang setiap hari dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.
Vaksinasi dosis II khusus diikuti oleh para wartawan dan pekerja media yang telah mendapatkan vaksinasi dosis I pada periode 24 Maret-9 April 2021 di tempat yang sama.
Para pekerja media di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang belum memperoleh kesempatan mendapatkan vaksinasi COVID-19, diimbau untuk segera mendaftarkan diri melalui 11 asosiasi dan organisasi media yang telah ditunjuk Dewan Pers: AJI, AMSI, ATVSI, ATVLI, Forum Pemred, IJTI, PFI, PRSSNI, PWI, SMSI dan SPS.
Selanjutnya, Dewan Pers juga telah mengagendakan untuk penyelenggaraan vaksinasi bersama untuk pekerja media gelombang ketiga dan keempat di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. (OL-4)
KETUA Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan peran pers sebagai cermin yang memantulkan realitas yang terjadi di pemerintah maupun masyarakat.
MK menegaskan bahwa wartawan tidak dapat langsung digugat secara perdata maupun pidana atas karya jurnalistiknya, sepanjang karya tersebut merupakan produk jurnalistik.
Putusan MK menegaskan bahwa perlindungan terhadap wartawan bertujuan memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah kriminalisasi terhadap kerja jurnalistik.
MAHKAMAH Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materiil Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers terkait perlindungan hukum terhadap wartawan.
DI tengah kabut duka bencana yang masih menyelimuti Kabupaten Tapanuli Utara dan sejumlah wilayah Sumatera, komitmen wartawan untuk menjaga profesionalisme tak goyah.
Aspek HAM pada Astacita pertama merupakan komitmen yang kuat pemerintahan saat ini untuk membangun peradaban baru.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved