Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI akan menggencarkan patroli menyusul maraknya tawuran pada malam hari hingga subuh selama bulan Ramadan. Teranyar, kedua kelompok remaja terlibat tawuran di Karang Tengah Raya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (15/4) dini hari WIB.
Kepada Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, pihaknya bersama TNI dan aparat pemerintah daerah akan melakukan patroli di wilayah yang kerap menjadi lokasi tawuran. Yusri mengatakan nantinya pihaknya tak segan-segan menindak tegas pihak yang terlibat tawuran.
"Kami akan tindak tegas apapun yang sifatnya kerumunan, apalagi tawuran seperti itu kami akan tindak tegas. Kami sampaikan ke wilayah untuk lebih masif lagi untuk patroli di daerah rawan tawuran, misalnya Jakarta Timur, Depok, Jakarta Selatan, maupun di tempat lain," kata Yusri, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (15/4).
Baca juga : Polisi Tangkap Pelaku Derek Liar di Tol Halim Jakarta Timur
Yusri mengatakan pihaknya juga akan melakukan patroli siber untuk menyelidiki apakah ada sinyal bentrok antardua kelompok. Ia mengatakan biasanya bentrok diawali dengan saling ejek. Yusri mengatakan dengan mengetahui lebih awal, pihaknya akan ke lokasi untuk mencegah terjadinya tawuran.
"Modusnya mereka mengajak melalui medsos yang ada. Menantang melalui medsos yang ada. Ini kemudian kita lakukan patroli di dunia maya, polisi virtual yang kita kedepankan untuk menemukan hal tersebut. Kita selidiki dan kita lakukan penindakan. Kita lakukan pencegahan beberapa kejadian sudah kita lakukan preventif," kata Yusri. (OL-7)
Selain melarang konvoi, Pemkot Depok juga melarang penggunaan petasan yang kerap memicu gangguan ketertiban.
Lomba lari 100 meter yang diikuti sebanyak 64 peserta sebagai upaya mengurangi maraknya tawuran antar remaja pada bulan Ramadan.
Pendekatan preventif melalui patroli intensif menjadi langkah strategis dalam menekan angka kejahatan jalanan.
Satpol PP DKI Jakarta bersama TNI dan Polri berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan serta bersiaga di titik-titik rawan tawuran
Sebanyak 17 remaja diamankan polisi setelah terlibat perang sarung di perbatasan Kota Solo dan Sukoharjo yang sempat meresahkan warga.
Pihak kepolisian mengimbau generasi muda di wilayah Bekasi agar tidak mudah terprovokasi melalui media sosial yang sering kali menjadi pemicu bentrokan fisik.
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
Remaja yang aktif melaporkan kebaikan tercatat lima kali lebih empati, lima kali lebih prososial, dan hampir empat kali lebih tinggi dalam kemampuan memahami sudut pandang orang lain.
Sepeda motor hasil rampokan tersebut sempat dipasarkan melalui media sosial (marketplace) sebelum akhirnya berhasil disita polisi sebagai barang bukti.
Untuk menyiasati dampak negatif FOMO, kunci utamanya justru terletak pada fondasi yang dipupuk sejak dini di lingkungan keluarga.
Meta menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak harus dilakukan dengan cara yang mengekang atau memantau seluruh isi percakapan secara berlebihan.
Fenomena keinginan bunuh diri pada remaja tidak dipicu oleh penyebab tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved