Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyebut ada pelambatan dalam pencapaian target vaksinasi covid-19 khusus lansia.
Diketahui, Pemprov DKI Jakarta menargetkan vaksinasi covid-19 selesai pada Maret. Namun nyatanya, sejak dimulai pada 17 Februari lalu, vaksinasi lansia tahap 1 baru mencapai 52% atau 475.190 orang. Lalu, vaksinasi tahap 2 baru mencapai 66.739 orang atau 7,3%.
Ada beberapa faktor yang membuat warga lansia di Jakarta enggan melakukan vaksinasi covid-19. Itu tecermin dari hasil survei cepat yang menyasar 3 ribu warga lansia di Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta.
Baca juga: 163 Ribu Warga Ditindak Karena tak Pakai Masker Selama PPKM
"Dari survei ini diketahui warga lansia di Jakarta itu sangat beragam. Dari segi ekonomi, pendidikan, hingga sosialnya. Sehingga, hal ini turut memengaruhi mereka dalam memandang vaksinasi covid-19," ujar Widyastuti dalam seminar virtual, Sabtu (3/4).
Faktor terbesar yang menyebabkan warga lansia enggan divaksin, yaitu memiliki penyakit komorbid sebesar 25,4%. Widyastuti mengungkapkan warga lansia dengan komorbid khawatir terhadap efek samping vaksinasi covid-19. Seperti yang disampaikan pemerintah dan diberitakan media massa.
Selanjutnya faktor kedua, yaitu tidak mau divaksin sebesar 14%. Lalu, faktor ketiga menunggu panggilan sebesar 13%. Ada sekitar 8,5% responden yang menyatakan ragu-ragu dan 1,8% kesulitan mobilitas.
Baca juga: Libur Paskah Berpotensi Tingkatkan Kasus Covid-19 Hingga 20%
Dalam survei cepat juga terungkap bahwa banyak warga lansia enggan mendatangi fasilitas kesehatan. Sebab, mereka khawatir tertular covid-19. Mereka juga menginginkan fasilitas vaksinasi covid-19 yang dekat tempat tinggal.
"Kami mengantisipasinya dengan membangun sentra vaksin yang dekat dengan permukiman warga. Bukan di fasilitas kesehatan. Untuk memudahkan akomodasi, kami juga berkolaborasi dengan lintas SKPD dan juga dengan startup transportasi," jelas Widyastuti
Dia pun mengapresiasi kolaborasi dari seluruh pihak di Jakarta. Baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, yakni jajaran SKPD/UKPD. Serta, pihak swasta yang mendukung program vaksinasi covid-19.(OL-11)
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved