Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHIMPUNAN Kedokteran Haji Indonesia (Perdokhi) menekankan perlunya pelaksanaan program edukasi yang masif, terstruktur, dan terukur mengenai vaksinasi bagi setiap calon jemaah haji. Langkah ini dianggap krusial untuk memastikan keselamatan dan kesehatan jemaah selama menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Ketua Umum Perdokhi, Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, SpKFR, MARS, AIFO–K, dalam sebuah diskusi kesehatan, dikutip Minggu (7/12), mengatakan jemaah perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
“Agar mereka memahami bahwa vaksin bukan sekadar syarat, tapi juga mereka harus sayang pada badannya sendiri,” ujar Syarief.
Ia menambahkan, memberikan pemahaman yang tepat mengenai fungsi dan manfaat vaksin merupakan tantangan tersendiri. Kurangnya pengetahuan di kalangan jemaah dapat menjadi kendala serius dalam pelaksanaan program vaksinasi.
“Ini menjadi tantangan, jemaah kita itu perlu dibantu di dalam hal pemahaman vaksin, itu fungsi dan manfaatnya buat dirinya apa,” tegas Syarief.
Menurutnya, potret jemaah haji Indonesia yang utuh menunjukkan adanya keragaman latar belakang budaya dan tingkat pengetahuan. Hal ini memerlukan pendekatan khusus yang tidak bisa disamaratakan seperti di kota-kota besar.
Syarief menegaskan bahwa vaksinasi telah terbukti sangat efektif dalam melindungi jemaah. Khususnya, manfaat vaksinasi meningitis terbukti berhasil menekan angka kejadian penyakit meningokokus invasif yang terakhir tercatat pada musim haji dan umrah 2001.
Pemerintah Arab Saudi mensyaratkan setiap warga negara asing yang memasuki wilayah mereka untuk menerima vaksinasi guna mencegah penularan penyakit meningokokus invasif.
Oleh karena itu, calon haji dianjurkan menjalani vaksinasi meningitis konjugat paling lambat 10 hari sebelum keberangkatan.
Vaksinasi ini harus dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan yang berwenang menerbitkan Electronic-International Certificate of Vaccination (e-ICV).
Lebih lanjut, Syarief mengingatkan bahwa ibadah haji memerlukan kekuatan fisik yang optimal. Ia khawatir melihat kondisi jemaah yang memiliki pengetahuan kesehatan rendah, berusia lanjut (lansia), namun nekat berangkat, yang akhirnya justru jatuh sakit karena fisik tidak mampu menahan beban ibadah.
“Tentu sangat mengkhawatirkan jamaah kita yang potretnya adalah pengetahuannya rendah, kemudian lansia, yang nekat untuk menjual harta bendanya untuk berangkat haji, tapi pada saatnya mereka langsung terkapar karena memang fisiknya tidak mampu,” jelasnya.
Untuk mengatasi masalah ini, ia mendorong instansi pemerintah terkait bekerja sama dengan tokoh agama dan pemuka masyarakat untuk menyampaikan pesan penting: jemaah harus mempersiapkan diri secara komprehensif sebelum berangkat.
Persiapan fisik mencakup pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh dan latihan rutin. Selain vaksinasi untuk daya tahan tubuh, calon haji dianjurkan rutin latihan olahraga untuk membangun kekuatan otot serta kesehatan jantung dan pernapasan. Latihan ini idealnya dilakukan paling tidak tiga bulan sampai setahun sebelum keberangkatan.
“Jadi namanya menabung energi itu di otot dan di lemak itu enggak bisa instan, perlu waktu, tahapan, sampai tercapai bahwa tingkat kemampuan endurance-nya bagus. Itu akan membuat dia proteksi dirinya daya tahannya akan lebih baik, ditambah tadi, vaksinnya,” tutup Syarief. (Ant/Z-1)
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa keselamatan jemaah haji Indonesia harus menjadi prioritas utama di tengah kondisi geopolitik Timur Tengah yang kian memanas.
Wamenhaj Dahnil Anzar tegaskan keselamatan jemaah haji 2026 jadi prioritas utama di tengah dinamika Timur Tengah. Simak skenario mitigasi dan imbauan umrah di sini
Indonesia resmi ekspor 2.280 ton beras kualitas super premium ke Arab Saudi untuk jemaah haji 2026. Simak detail pengiriman perdana dalam sejarah haji RI ini.
Pada kuartal pertama 2025 saja, jumlah jemaah umrah asal Indonesia mencapai lebih dari 547 ribu orang.
Kemenhaj terus mematangkan kesiapan jemaah haji Indonesia melalui program Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi di tingkat Kabupaten/Kota dan Kecamatan.
Garuda Indonesia menghibahkan satu unit pesawat untuk fasilitas manasik di Asrama Haji Kelas I Aceh. Hibah ini dirancang sebagai sarana praktik langsung bagi calon jemaah.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved