Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHIMPUNAN Kedokteran Haji Indonesia (Perdokhi) menekankan perlunya pelaksanaan program edukasi yang masif, terstruktur, dan terukur mengenai vaksinasi bagi setiap calon jemaah haji. Langkah ini dianggap krusial untuk memastikan keselamatan dan kesehatan jemaah selama menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Ketua Umum Perdokhi, Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, SpKFR, MARS, AIFO–K, dalam sebuah diskusi kesehatan, dikutip Minggu (7/12), mengatakan jemaah perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
“Agar mereka memahami bahwa vaksin bukan sekadar syarat, tapi juga mereka harus sayang pada badannya sendiri,” ujar Syarief.
Ia menambahkan, memberikan pemahaman yang tepat mengenai fungsi dan manfaat vaksin merupakan tantangan tersendiri. Kurangnya pengetahuan di kalangan jemaah dapat menjadi kendala serius dalam pelaksanaan program vaksinasi.
“Ini menjadi tantangan, jemaah kita itu perlu dibantu di dalam hal pemahaman vaksin, itu fungsi dan manfaatnya buat dirinya apa,” tegas Syarief.
Menurutnya, potret jemaah haji Indonesia yang utuh menunjukkan adanya keragaman latar belakang budaya dan tingkat pengetahuan. Hal ini memerlukan pendekatan khusus yang tidak bisa disamaratakan seperti di kota-kota besar.
Syarief menegaskan bahwa vaksinasi telah terbukti sangat efektif dalam melindungi jemaah. Khususnya, manfaat vaksinasi meningitis terbukti berhasil menekan angka kejadian penyakit meningokokus invasif yang terakhir tercatat pada musim haji dan umrah 2001.
Pemerintah Arab Saudi mensyaratkan setiap warga negara asing yang memasuki wilayah mereka untuk menerima vaksinasi guna mencegah penularan penyakit meningokokus invasif.
Oleh karena itu, calon haji dianjurkan menjalani vaksinasi meningitis konjugat paling lambat 10 hari sebelum keberangkatan.
Vaksinasi ini harus dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan yang berwenang menerbitkan Electronic-International Certificate of Vaccination (e-ICV).
Lebih lanjut, Syarief mengingatkan bahwa ibadah haji memerlukan kekuatan fisik yang optimal. Ia khawatir melihat kondisi jemaah yang memiliki pengetahuan kesehatan rendah, berusia lanjut (lansia), namun nekat berangkat, yang akhirnya justru jatuh sakit karena fisik tidak mampu menahan beban ibadah.
“Tentu sangat mengkhawatirkan jamaah kita yang potretnya adalah pengetahuannya rendah, kemudian lansia, yang nekat untuk menjual harta bendanya untuk berangkat haji, tapi pada saatnya mereka langsung terkapar karena memang fisiknya tidak mampu,” jelasnya.
Untuk mengatasi masalah ini, ia mendorong instansi pemerintah terkait bekerja sama dengan tokoh agama dan pemuka masyarakat untuk menyampaikan pesan penting: jemaah harus mempersiapkan diri secara komprehensif sebelum berangkat.
Persiapan fisik mencakup pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh dan latihan rutin. Selain vaksinasi untuk daya tahan tubuh, calon haji dianjurkan rutin latihan olahraga untuk membangun kekuatan otot serta kesehatan jantung dan pernapasan. Latihan ini idealnya dilakukan paling tidak tiga bulan sampai setahun sebelum keberangkatan.
“Jadi namanya menabung energi itu di otot dan di lemak itu enggak bisa instan, perlu waktu, tahapan, sampai tercapai bahwa tingkat kemampuan endurance-nya bagus. Itu akan membuat dia proteksi dirinya daya tahannya akan lebih baik, ditambah tadi, vaksinnya,” tutup Syarief. (Ant/Z-1)
PERUM Bulog tengah menyiapkan ekspor beras premium untuk kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.
Dari kuota 29.372 calon jemaah haji, tercatat 29.613 jemaah telah menyelesaikan pelunasan Bipih hingga tahap ketiga yang berlangsung pada 20 hingga 23 Januari 2026.
hifdzun nafs atau menjaga keselamatan jiwa jemaah haji harus menjadi prioritas utama pemerintah,
MENTERI Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan atau Gus Irfan mengungkapkan bahwa pihaknya kerap menerima komentar negatif terkait kebijakan istitha’ah kesehatan jemaah haji.
Menhaj menjelaskan alasan petugas haji 2026 dilatih semi-militer. Fokus pada disiplin, kesiapan fisik-mental, dan tantangan medan di Arab Saudi.
Kemenhaj resmi memperpanjang masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Reguler Tahap II untuk musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Program vaksinasi PMK juga dilakukan secara serentak dalam dua periode secara nasional.
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved