Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Kemenhaj Rampungkan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi

Ficky Ramadhan
19/2/2026 13:48
Kemenhaj Rampungkan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi
Calon jemaah haji sedang melaksanakan manasik untuk persiapan ibadah haji(Antara)

KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus mematangkan kesiapan jemaah haji Indonesia melalui program Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi di tingkat Kabupaten/Kota dan Kecamatan. Hingga pekan kedua Februari 2026, progres pelaksanaan manasik dilaporkan telah mencapai angka 95% di seluruh wilayah Indonesia.

Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Bina Manasik Haji dan Umrah, Abdillah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan amanat undang-undang untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan jemaah dalam menyelenggarakan ibadah haji.

"Alhamdulillah, mulai akhir Januari hingga pekan kedua Februari ini, manasik terintegrasi di tingkat Kabupaten/Kota dan Kecamatan telah diselenggarakan. Jemaah sudah menerima berbagai pembekalan, mulai dari kebijakan penyelenggaraan haji terbaru hingga ilmu manasik, baik secara teori maupun praktik," kata Abdillah dalam keterangannya, Kamis (19/2).

Selain bimbingan tatap muka, Kementerian Haji dan Umrah juga memastikan ketersediaan literasi bagi jemaah. Abdillah menyebutkan bahwa proses pengiriman buku panduan manasik ke berbagai daerah telah dimulai sejak 16 Februari 2026.

"Target kami, seluruh jemaah sudah menerima buku manasik sejak awal bulan Ramadan ini hingga paling lambat 6 Maret 2026. Ini komitmen kami agar jemaah memiliki waktu yang cukup untuk mempelajari materi sebelum keberangkatan kloter pertama nasional pada 21 April mendatang," ujarnya.

Secara teknis, Abdillah menjelaskan bahwa bimbingan manasik di daerah dilakukan dengan durasi total 20 Jam Pelajaran (JPL). Rinciannya terdiri dari 4 JPL di tingkat Kabupaten/Kota dan 16 JPL di tingkat Kecamatan, dimana setiap 1 JPL berdurasi 60 menit.

"Kami juga memberikan tambahan 4 JPL khusus untuk materi bagi Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom). Mereka diberikan materi spesifik terkait kepemimpinan dan penyelenggaraan ibadah haji agar dapat membantu jemaah di kelompoknya masing-masing," tambahnya.

Melalui persiapan bimbingan manasik yang lebih matang dan terstruktur, Abdillah berharap jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan lebih percaya diri, mandiri, dan meraih predikat haji mabrur. (P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya