Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Jenderal Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri), Zaky Zakariya, mengapresiasi Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia yang menegaskan pelaksanaan ibadah haji 2026 akan berlangsung aman dan sesuai rencana meski ada konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Kepastian pelaksanaan haji 2026 tersebut sejalan dengan pernyataan otoritas Arab Saudi serta surat edaran resmi pemerintah setempat.
"Ini senada dengan surat edaran tertanggal 2 Maret 2026 dari Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi yang menyatakan negaranya dalam keadaan aman,” kata Zaky saat dihubungi, Rabu (25/3).
Ia menambahkan, Kerajaan Arab Saudi telah mempertimbangkan aspek keamanan secara menyeluruh melalui koordinasi dengan berbagai pihak, baik domestik maupun internasional.
Menurut Zaky, terdapat sejumlah alasan yang mendasari kondisi keamanan di Arab Saudi tetap terjaga. Pertama, Arab Saudi tidak terlibat langsung dalam konflik dengan Iran. Kedua, serangan yang terjadi disebut hanya menyasar fasilitas tertentu yang berkaitan dengan kepentingan Amerika Serikat.
Selain itu, lanjut dia, Arab Saudi memiliki sistem pertahanan rudal yang modern dan canggih sehingga mampu mengantisipasi berbagai potensi ancaman.
Dari sisi transportasi, rute perjalanan jemaah haji asal Indonesia juga dinilai masih aman, terutama jika menggunakan penerbangan langsung tanpa transit di negara-negara yang dinilai rawan konflik seperti Uni Emirat Arab dan Qatar.
Zaky juga menekankan aspek spiritual sebagai penguat keyakinan umat Islam dalam menjalankan ibadah haji.
"Sebagai motivasi spiritual, sekurangnya ada lima ayat Al-Qur’an yang menerangkan bahwa wilayah Tanah Suci akan diberikan keamanan oleh Allah,” tuturnya.
Dengan berbagai pertimbangan tersebut, Amphuri mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu-isu yang dapat menimbulkan kekhawatiran terkait pelaksanaan haji tahun ini. (H-3)
Mustolih menilai pemerintah Indonesia perlu meminta jaminan keamanan secara jelas kepada otoritas Arab Saudi mengingat Indonesia merupakan pengirim jemaah haji terbesar di dunia.
ANGGOTA Komisi VIII DPR RI menyoroti kemungkinan perubahan rute penerbangan terhadap biaya haji 2026. Pasalnya, ruang udara di Timur Tengah terganggu akibat konflik Iran Israel
Menhaj Gus Irfan memastikan jemaah umrah di Mekah dan Madinah tetap aman meski konflik Timur Tengah memanas.
Wamenhaj Dahnil Anzar tegaskan keselamatan jemaah haji 2026 jadi prioritas utama di tengah dinamika Timur Tengah. Simak skenario mitigasi dan imbauan umrah di sini
PEMERINTAH menyiapkan sejumlah skenario penyelenggaraan ibadah haji tahun ini seiring meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah untuk memastikan keselamatan jemaah Indonesia.
Hingga 2 Desember pukul 10.50 WIB jumlah jemaah haji yang sudah dilakukan pemeriksaan sekitar 81.654 jemaah reguler dan 202 jemaah haji khusus.
Pemerintah telah menetapkan jadwal resmi penyelenggaraan ibadah haji 2026 yang diselaraskan dengan kebijakan Pemerintah Arab Saudi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved