Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Menhaj: Arab Saudi Pastikan Jemaah Umrah Bisa Ibadah dengan Kondusif

Ficky Ramadhan
11/3/2026 19:18
Menhaj: Arab Saudi Pastikan Jemaah Umrah Bisa Ibadah dengan Kondusif
Menteru Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan(MI/Susanto)

MENTERI Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan melaporkan bahwa berdasarkan hasil koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, situasi keamanan di wilayah utama tujuan ibadah umrah masih dalam kondisi kondusif, meski terjadi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

"Berdasarkan laporan dari perwakilan pemerintah serta koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, kondisi keamanan di wilayah Arab Saudi, khususnya di Jeddah, Mekah, dan Madinah dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Para jemaah umrah yang saat ini berada di wilayah tersebut tetap dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan tanpa gangguan berarti," kata Gus Irfan dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Rabu (11/3).

Ia menjelaskan, eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah membuat terganggunya stabilitas keamanan regional serta aktivitas transportasi udara internasional. Sejumlah negara di kawasan tersebut diketahui menutup ruang udara, terutama pada jalur penerbangan yang selama ini menjadi lintasan utama penerbangan internasional menuju kawasan Teluk.

Penutupan ruang udara tersebut berdampak pada terganggunya sejumlah penerbangan internasional, khususnya penerbangan yang menggunakan skema transit melalui beberapa negara di kawasan Timur Tengah.

Hingga saat ini belum terdapat indikasi meredanya konflik dalam waktu dekat. Situasi keamanan kawasan dinilai masih dinamis sehingga memerlukan pemantauan secara berkelanjutan.

Kondisi tersebut juga berpotensi memberikan dampak terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah yang dijadwalkan mulai memasuki tahap keberangkatan jemaah pada 22 April mendatang.

Terkait kondisi jemaah yang saat ini berada di Arab Saudi, pemerintah mencatat masih terdapat puluhan ribu jemaah umrah di Tanah Suci.

"Adapun data yang kami terima, jemaah umrah yang ada di Saudi per 11 Maret masih ada 50.374 orang, yang kemungkinan stranded atau tertahan sekitar 14.115 orang dengan jumlah PPIU sebesar 1.239. Kami sudah memanggil semua PPIU yang terkait dengan ini," jelas Gus Irfan.

Pemerintah terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, termasuk maskapai, penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU), serta otoritas terkait untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan jemaah Indonesia. Upaya mitigasi juga terus disiapkan guna mengantisipasi dampak lanjutan terhadap penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. (P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya