Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Presiden Iran Tegaskan tidak Ingin Perluas Konflik dengan Negara Tetangga

Dhika Kusuma Winata
11/3/2026 19:15
Presiden Iran Tegaskan tidak Ingin Perluas Konflik dengan Negara Tetangga
Presiden Iran Masoud Pezeshkian.(IRNA)

PRESIDEN Iran Masoud Pezeshkian menyatakan serangan negaranya terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah dilakukan berdasarkan hak sah negara untuk membela diri. Teheran menegaskan tidak berniat memperluas konflik dengan negara-negara tetangga.

Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, seperti dilaporkan kantor berita Tasnim, Rabu (11/3).

Dalam pembicaraan itu, kedua pemimpin membahas perkembangan terbaru di kawasan serta hubungan bilateral kedua negara. Menurut Pezeshkian, setiap tindakan militer Iran yang menyasar pangkalan AS di kawasan dilakukan dalam kerangka hak bela diri sebagaimana diakui dalam hukum internasional. Ia juga menegaskan Iran tidak memiliki niat untuk terlibat konflik dengan negara-negara di kawasan.

Presiden Iran menyinggung situasi yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir. Ia mengatakan negaranya sebenarnya sedang terlibat dalam negosiasi serius untuk menyelesaikan sejumlah persoalan ketika kembali menjadi sasaran serangan militer oleh AS dan Israel. Teheran menegaskan justru AS memanfaatkan wilayah udara negara-negara tetangga untuk melancarkan serangan ke wilayahnya.

Sebab itu, Pezeshkian memperingatkan setiap pangkalan yang digunakan sebagai titik peluncuran serangan terhadap Iran dapat menjadi sasaran balasan berdasarkan hak bela diri negaranya.

Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif kembali menegaskan sikap negaranya yang mengecam serangan AS dan Israel terhadap Iran serta menyatakan solidaritas kepada Teheran.

Sharif juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pemimpin revolusi Iran Ali Khamenei dan memberikan ucapan selamat atas terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru Iran. (Dhk/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya